Pembangunan Jalan Tol Layang Pettarani Kurangi RTH, Ini Penjelasan Kontraktor

Konsekuensi dari pembangunan jalan tol ini akan mengurangi jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Makassar.

Pembangunan Jalan Tol Layang Pettarani Kurangi RTH, Ini Penjelasan Kontraktor
abdiwan/tribuntimur.com
Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal beserta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memberi keterangan usai melakukan tinjauan langsung ke area proyek Jalan Tol Layang AP Pettarani atau Tol Seksi III di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (16/5/2018). Proyek pengerjaan fisik tol layang ini akan dilakukan selama 22 bulan sepanjang 4,3 kilometer dengan nilai investasi Rp2,2 triliun 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jalan tol layang Makassar akan segera dibangun sepanjang 4,3
Km yang menelan biaya hingga Rp 2,2 triliun dengan skema pembiayaan Proyek Infrastruktur Non Anggaran (PINA).

Diperkirakan masa konstruksi berjalan selama 22 bulan, dan jalurnya dibuat melayang (elevated) sepanjang jalan nasional Andi Pangerang Petta Rani

Dirut PT Bosowa Marga Nusantara Anwar Toha selaku kontraktor proyek menyampaikan, konsekuensi dari pembangunan jalan tol ini akan mengurangi jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Makassar.

Karena adanya penebangan pohon di sepanjang Jl Andi Pangerang Pettarani.

"Solusinya, kami menciptakan RTH baru di Makassar dengan menanam 6.000 pohon di titik yang telah disepakati bersama pemerintah kota," terang Dirut Anwar Toha saat re launching pembangunan jalan tol layang Makassar di Jl Barawaja, Rabu (16/5/2018)

Baca: Deng Ical Harap Jalan Tol Layang Makassar Jadi Percontohan Nasional

Salah satu pilihan lokasi itu berada di taman Mangrove Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanayya.

"Penanaman 6.000 pohon Mangrove oleh Jalan Tol Layang Makassar bisa menambah RTH Makassar yang tidak hanya berdampak pada lingkungan hidup tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan sebagai sarana pendidikan," jelas Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal.

Dari jadwal pembangunan jalan tol ujung pandang seksi 3, jalan layang tol AP Pettarani Makassar di bulan Mei 2018 hingga Januari 2019 memasuki masa pekerjaan persiapan.

Di bulan Juni 2018 hingga Januari 2019 dijadwalkan pekerjaan tanah, Juli 2018 hingga Juni 2019, pekerjaan struktur bawah sementara September 2018 hingga Januari 2020 memasuki pekerjaan struktur atas.

Lalu pada Desember 2018 memulai pekerjaan struktur oprit on ramp/off ramp hingga November 2019.

Baca: Banyak Proyek Kereta Api dan Jalan Tol, Ini 14 Proyek Besar Yang Dicoret Presiden Jokowi

Pekerjaan drainase, lapis perkerasan, dan pekerjaan pelengkap dijadwalkan di bulan April 2019 sampai Februari 2020.

Dan untuk pekerjaan penerangan jalan, dan penanganan utilitas dijadwalkan berjalan pada Mei hingga Agustus 2018.

"Insya Allah, tiga bulan ke depan kita bisa melihat tiang-tiang mulai terpancang. Akan ada harapan baru bagi Makassar untuk sejajar dengan kota lainnya," harap Deng Ical di ujung re - launching pagi itu. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help