Dosen Unibos Bantu Warga Bontotallasa Bantaeng Kembangkan Desa Wisata

Pengembangan desa wisata yang sebelumnya dalam perencanaan pengawasannya akan dilakukan selama tiga tahun.

Dosen Unibos Bantu Warga Bontotallasa Bantaeng Kembangkan Desa Wisata
HANDOVER
Dosen Universitas Bosowa (Unibos) Makassar membantu warga di berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk pengembangan potensi pariwisata. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dosen Universitas Bosowa (Unibos) Makassar membantu warga di berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk pengembangan potensi pariwisata.

Tepatnya di Bontotallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Senin (6/8/2018).

Pengabdian masyarakat meliputi penataan desa wisata dan pemberian pembimbingan pengelolaan potensi desa oleh Dosen Fakultas Teknik Unibos, Ir Jufriadi, Ir Awaluddin Hamdi, Hj Rahmawati Rahman, dan Ir Rudi Latief.

Pengembangan desa wisata yang sebelumnya dalam perencanaan pengawasannya akan dilakukan selama tiga tahun.

Mulai dari pembentukan desa wisata, pengembangan hingga inovasi produk wisata dari potensi daerah tersebut juga mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Bonto Tallasa.

Baca: Dosen Unibos Bantu Warga Sidrap Kembangkan Kuliner Tradisional

“Keberadaan program ini memang sangat membantu masyarakat untuk berpacu membangun desa sehingga dapat menjadi desa wisata acuan bagi desa lainnya. Kami juga sangat mendukung wisata ini dengan program pemerintah untuk pembuatan jalan rintisan beton," kata Kepala Desa Bontotallasa H Basing.

Desa Bontotallasa memiliki keunikan untuk dijadikan sebagai icon wisata.

Sebab begitu banyak potensi desa termasuk sumber airnya yang masih terjaga yang membuat desa ini berpotensi untuk menjadi tempat wisata.

Adapun bantuan pembinaan dan pengembangan desa wisata oleh dosen Unibos yaitu membantu dalam segi penataan tempat wisata yang unik yang terbentuk dari batu cadas.

Untuk pendukung lainnya juga dibantu dalam mendesain dan membuat kolam renang, pancoran dan fasilitas wisata lainnya.

Tujuannya agar wisata permandian alam di desa tersebut bisa menarik perhatian para wisatawan. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help