Mahasiswa Gizi Stikes Salewangang Maros Belajar di Kateringnya Pesawat Garuda, Ini yang Dipelajari?

PT Aeroprima Food Services merupakan katering yang menangani menu makanan dan minumannya Garuda Indonesia.

Mahasiswa Gizi Stikes Salewangang Maros Belajar di Kateringnya Pesawat Garuda, Ini yang Dipelajari?
handover
Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi Stikes Salewangang Maros melakukan kunjungan ke industri katering PT Aeroprima Food Services, Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Anshar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Berkunjung ke industri makanan dan minuman menjadi agenda rutin tahunan yang wajib dilakukan mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Salewangang Maros.

Dikutip dari rilis yang diterima tribun-timur.com, Selasa (15/5/2018), mahasiswa Prodi S1 Ilmu Gizi Stikes Salewangang Maros melakukan kunjungan ke industri katering PT Aeroprima Food Services.

Baca: Jelang PSM Vs Borneo FC, Rahmat Diprediksi Absen Lama, Steven Paulle Makin Bugar, Begini Kondisinya!

Baca: Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMI Workshop Pemanfaatan Google Classroom, Latihan Begini!

Baca: Partai Perindo Baru Ikut Pemilu Tahun Ini, tapi Kadernya Sudah Ditangkap KPK

Diketahui, PT Aeroprima Food Services merupakan perusahaan katering yang dipercaya menangani seluruh menu makanan dan minumannya dari perusahaan penerbangan Garuda Indonesia.

Adapun kunjungan, Senin (14/5/2018) lalu, ke perusahaan penyedia menu makanan maskapai pelat merah Indonesia itu, merupakan salah satu bagian dari praktik mata kuliah manajemen pelayanan makanan.

Sebanyak 20 mahasiswa disambut hangat oleh Manager Marketing PT Aeroprima Food Services Muhammad Said. Para mahasiswa kemudian dibekali dengan materi training good manufacture practices dan HACCP in flight catering.

Adapun materi pelatihan praktik pembuatan menu makanan-minuman untuk katering penerbangan tersebut dibawakan langsung Manager Quality Control Olfiani Theking. Lalu materi product knowledge oleh Manager Produksi Masse.

Baca: Demi Tetap Berkandang di Stadion Mattoanging, Manajemen PSM Lakukan Hal Ini

Baca: 24 Lampu Tambahan Segera Dipasang di Stadion Mattoanging, Ditarget Selesai Lawan Klub Ini!

Baca: 2 Anak Indonesia Terpilih di Football for Friendship, Ikut Pembukaan Piala Dunia 2018, Siapa ya?

Usai berkutat dengan teori mahasiswa pun dibawa berkeliling area produksi. Terlebih dahulu menggunakan atribut hygiene personal seperti masker, hairnet, handglove, menanggalkan aksesoris, cuci tangan serta diawali dengan mengisi form keterangan dalam kondisi sehat.

“Berkeliling Gudang, ruang produksi dan ruang operation semua kami jelajahi. Beruntung mahasiswa kami menjadi pengunjung yang berkeliling ke semua area,” kata dosen pengampu matakuliah, Icha Dian Nurcahyani SGizi MKes.

Lebih lanjut, kata Dian, biasanya pengunjung hanya diperlihatkan ruangannya saja dari koridor jalan tidak sampai masuk ke dalam ruangan.

Antusias mahasiswa semakin membuncah saat dibawa menuju ruang produksi. “Program S1 gizi sangat lekat dengan urusan dapur dan pengolahan makanan, kita diperlihatkan bagaimana proses pembuatan menu,” jelas Dian.

Baca: Preview Arema FC Vs PSM, Purishkin Dinilai Lebih Baik dari Bruce Djite. Fans Sebut Ganti Striker!

Baca: Preview Arema FC Vs PSM, ke Malang Tanpa 3 Pilar Lini Belakang, Bek Ini yang Jadi Penggantinya?

Baca: Jelang PSM Vs Mitra Kukar, Setelah Sempat Dipuji, Ini Ujian Sebenarnya Bruce Djite

Di ruang produksi tersebut, juru masak menggunakan alat-alat yang besar, satu kali memanggang roti mesin tersebut berkapasitas 500 buah. Lalu didinginkan dalam chiller (kulkas non freezer). Kemudian dikemas ke dos makanan.

Kegiatan kali ini ditutup dengan makan bersama dengan menu ala dalam pesawat terbang. “Semoga setelah ini mahasiswa kami menjadi lebih bersemangat dalam belajar,” harap Icha dalam rilis ke tribun-timur.com. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Arif Fuddin Usman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help