Pemkab Pinrang Tanggapi Ancaman Warga Desa Basseang Rp 400 Juta

Mereka tak hanya protes dan menagih janji bupati, melainkan juga mengancam pisah dari Pinrang.

Pemkab Pinrang Tanggapi Ancaman Warga Desa Basseang Rp 400 Juta - warga-basseang_20170528_220617.jpg
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Warga unjuk rasa di jalan Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Mereka menuntut pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya.
Pemkab Pinrang Tanggapi Ancaman Warga Desa Basseang Rp 400 Juta - jalan-rusak-enrekang_20170528_123500.jpg
muh asiz albar/tribunenrekang.com
Jalan di Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, sangat memprihatinkan.

Hery Syahrullah/Tribunpinrang.com

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG- Pemerintah Kabupaten Pinrang baru berencana membangun infrastruktur jalan Desa Basseang, Kecamatan Lembang.

"Kondisi jalanan rusak di daerah tersebut masih kontruksi tanah timbunan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pinrang Arsyad Baco kepada TribunPinrang.com, Senin (29/5/2017).

"Belum ada pengerasan dan pengaspalan. Kami akan perbaiki," Arsyad menambahkan.

Beberapa hari terakhir, warga Basseang turun aksi di jalan desa mereka.

Mereka tak hanya protes dan menagih janji bupati, melainkan juga mengancam pisah dari Pinrang.

Baca juga: Warga Basseang Ancam Pisah dari Pinrang, Bantuki Pak Bupati, Mana Janji Manismu

Arsyad menyebutkan, Pemkab Pinrang menyiapkan anggaran Rp 400 juta untuk pengerasan dan tambahan penimbunan.

"Memang ruas jalan di sana kerap rusak, apalagi musim hujan," ujar Arsyad.

Wakil Bupati Pinrang Darwis Bastama juga angkat bicara.

Dia berharapa Dinas PU Pinrang serius memperbaiki jalan Bassseang.

"Insya Allah akan dibenahi akses jalan di desa tersebut tahun ini," katanya. (*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help