A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Bentrok Kandea, 1 Polisi dan 17 Warga Terkena Busur - Tribun Timur
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 20 Agustus 2014
Tribun Timur

Bentrok Kandea, 1 Polisi dan 17 Warga Terkena Busur

Sabtu, 4 Mei 2013 19:29 WITA
Laporan Tribun Timur / Hasan Basri

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Bentrok antara kelompok warga Bunga Ejaberudan dengan warga Baraya, di Jl Kandea III, Makassar, Sabtu (4/5/2013) dini hari kembali terjadi.

Dalam bentrokan yang berlangsung selama empat jam, sedikitnya 17 warga mengalami luka berat dan ringan.

Tidak hanya dari kedua kelompok yang terluka. Dalam bentrokan itu seorang anggota Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Makassar, Ipda Ramli, malah terkena anak panah pada bagian kaki kanan saat berusaha membubarkan massa.

Tembakan gas air mata dari petugas tak dipedulikan bentrokan pun terus berlanjut.

Pelaku tawuran dua kelompok berhasil dibubarkan sekitar pukul 03.00 Wita, setelah anggota Resmbob Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, anggota Polsek Bontoala dan Tallo datang ke lokasi tempat kejadian perkara.

Saat dilakukan penyisiran, tak seorang pun pelaku bentrok ditangkap dan hanya puluhan anak panah, beberapa bom molotov yang diamankan. Petugas yang melakukan penyisiran malah mendapat serangan, tembakan gas air mata petugas tidak dipedulikannya bentrokan.

"Pelaku tawuran dari dua kelompok masih dalam penyelidikan dan saat ini anggota Polsek Tallo dan Bontoala masih berjaga-jaga di TKP, guna menghindari adanya aksi susulan," kata Wakil Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi (Kompol) Anwar Hasan, Sabtu (4/5/2013).(*)
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ina Maharani
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
332852 articles 11 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas