Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KPRM Sorot Pengurangan Warga Penerima Raskin

KPRM Sorot Pengurangan Warga Penerima Raskin

Tayang:
Penulis: Ilham Arsyam | Editor: Imam Wahyudi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-- Komite perjuangan rakyat miskin (KPRM) kota Makassar mempertanyakan pengurangan jumlah penerima program perlindungan sosial (PPLS) tahun 2011 tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K) sebanyak 13.000 orang.

Hal ini dibahas dalam dialog di kantor Tribun Timur, Kamis (7/6/12). Hadir dalam dialog ini perwakilan BPS Makassar, badan pemberdayaan masyarakat (BPM), Bappeda, Ombudsman dan sejumlah lembaga sosial lainnya.

Menurut data TNP2K jumlah warga miskin yang berhak menerima program perlindungan sosial (PPLS) seperti beras miskin dan Jaskesmas bulan Juni ini turun dari 62 ribu menjadi 48 ribu. "Padahal data BPS tahun 2011 jumlah penduduk miskin di Makassar mencapai 92 ribu," ujar Safrullah dari KPRM.

Kepala BPS kota Makassar Abdul Haris mengatakan, kewenangan BPS kini berkurang. Pihaknya membenarkan BPS mengusulkan 92 ribu, hanya saja pihaknya sekadar mendata dan mengusulkan ke TNP2K.

Kepala Badan Pembaerdayaan Masyarakat (BPM) Makassar Irwan Bangsawan mengaku sudah bertemu dengan DPRD kota Makassar terkait kisruh ini. Pihaknya berharap DPRD melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Irwan mengatakan pengurangan data penerima PPLS sebanyak 13 ribu orang tidak masuk akal.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved