Dua Bocah Tenggelam di Sungai Walanae, Pencarian Berakhir dengan Duka
AK (13) ditemukan lebih dulu, jaraknya 12 kilometer dari titik tenggelam, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 09.25 Wita.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
"Tadi selesai Ashar dikebumikan," ucapnya.
Sehubungan ditemukannya kedua korban, Operasi SAR gabungan resmi ditutup.
"Kami turut berduka cita atas kejadian ini, semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan," katanya.
Di samping itu, petugas kepolisian sempat mengambil keterangan dari saksi, termasuk rekan korban.
"Betul, pengakuan salah satu rekan korban sempat melihat terbawa arus yang sangat deras, sebelum dinyatakan tenggelam," kata Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik terpisah.
Diberitakan sebelumnya, Dua bocah laki-laki di Kabupaten Wajo dilaporkan hanyut dan tenggelam di Sungai Walanae, Kawasan Paddupa, Kelurahan Paddupa, Kecamatan Tempe, Kamis (28/5/2026).
Kejadian sekira pukul 15.00 Wita, korban berinisial A (13) dan F (1).
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin membenarkan kejadian tersebut.
"Betul, kejadian sekira pukul tiga sore tadi, dua bocah tenggelam di Sungai Walannae," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com.
Lanjut, dirinya mengungkap kronologi kejadian.
Dikatakan, dua bocah terseret arus saat mandi di sungai bersama 4 rekannya.
"Peristiwa bermula saat enam anak datang mandi bersama di aliran Sungai Walennae, termasuk kedua korban," urainya.
"Saat sedang mandi, kedua korban memberanikan diri berenang sampai ke area tengah sungai. Namun, derasnya arus membuat keduanya kehilangan kendali dan terseret," sambungnya.
Kemudian, kata Andi Hasanuddin korban terakhir kali terlihat 150 meter dari titik awal.
"Sempat dilihat rekan lainnya sekira 150 meter dari lokasi awal, terbawa arus sangat deras dan kemudian hilang dari permukaan air," katanya.
Saat ini, Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian dibantu warga setempat.
"Kami turunkan puluhan personel gabungan melakukan pencarian sembari membangun posko di sekitar lokasi," jelasnya.
"Terlebih dahulu kami kumpulkan data, mengambil keterangan saksi dan memetakan titik awal kordinat terakhir. Water rescue dan perlengkapan lainnya juga diturunkan," tandas Andi Hasanuddin(*)
| Wisatawan Tenggelam di Pantai Tete Bone Ditemukan Meninggal, Sempat Selamatkan Keluarga |
|
|---|
| Dua Anak Tenggelam di Sungai Bossolo Maros, Satu Meninggal Dunia |
|
|---|
| CCTV Rusak, Penyebab 2 Bocah Meninggal di Proyek Sekolah Rakyat Takalar Tak Terekam |
|
|---|
| 2 Bocah Tenggelam saat Mandi di Sungai Walanae Wajo , SAR Gabungan dan Warga Mencari |
|
|---|
| Langaji Tenggelam di Wajo, Ditemukan Tewas di Bone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Tim-SAR-Gabungan-saat-menemukan-dua-korban-tenggelam.jpg)