Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

48 Orang Hapus Tato Gratis di Polres Wajo: Gambar Bunga, Naga, dan Burung Garuda Tinggal Kenangan

Sejumlah gambar tato nampak di anggota tubuh peserta, punggung, lengan, hingga jidat.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
HAPUS TATO - Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul (baju hitam, kanan) saat pantau program hapus tato secara gratis di Aula Sandi Polres Wajo, Senin (1/6/2026). Sebanyak 48 peserta hapus tato. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 48 peserta mengikuti program hapus tato gratis yang digelar di Aula Sandi Polres Wajo, Senin (1/6/2026).
  • Kegiatan hasil kerja sama Polres Wajo dan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MaHTan) ini mengusung tema “Wujudkan Diri Baru, Raih Masa Depan Cerah”. 
  • Berbagai tato di bagian tubuh peserta, mulai dari lengan, punggung hingga dahi, dihapus secara gratis.
  •  
 

 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Sebanyak 48 orang hapus tato gratis di Aula Sandi Polres Wajo, Senin (1/6/2026).

Puluhan pria dan perempuan bertato memadati Aula Sandi.

Peserta laki-laki tentu dilayani petugas laki-laki pula, demikian perempuan.

Sejumlah gambar tato nampak di anggota tubuh peserta, punggung, lengan, hingga jidat.

Bunga mawar, naga, burung garuda dan berbagai gambar lainnya pun satu per satu dihapus.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Polres Wajo dengan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MaHTan).

Teman “Wujudkan Diri Baru, Raih Masa Depan Cerah”.

Baca juga: Saatnya Hijrah! Rutan Makassar Kolaborasi Mahtan Hapus Tato Warga Binaan

Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul dipercaya membuka kegiatan tersebut.

Ia didampingi Kanit Tipikor Satreskrim Polres Wajo, IPTU Jumawan dan Pamapta I, IPDA Amrullah.

Fahrul mengatakan, peserta mayoritas dari pegiat Hijrah di Sulawesi Selatan.

"Betul, kurang lebih 48 orang ikuti program hapus tato ini, berjalan lancar," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat dikonfirmasi.

Sebelum hapus tato, peserta terlebih dahulu diwajibkan menyetorkan hafalan Surah Ar-Rahman atau surah-surah pendek ke panitia.

“Seluruh proses dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya. Program ini sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang ingin memulai lembaran baru dalam hidupnya," kata Iptu Fahrul.

"Jelas harapan kami memberikan manfaat positif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri bagi peserta," sambungnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved