Harga Aspal Naik
Dinas PUPRP Wajo Hitung Ulang Anggaran Pengaspalan, Panjang Proyek Dikurangi
Lanjut, kata dia lonjakan harga aspal memengaruhi proses tender proyek infrastruktur jalan.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Jalan yang dibangun harus tetap memenuhi standar.
“Tetap mengutamakan kualitas. Kalau kuantitas kita harus melakukan penyesuaian dengan anggaran yang ada," tandasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Wajo menggelontorkan dana sebesar Rp125 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dana itu untuk membenahi 48 ruas jalan sepanjang 61,4 Kilometer (Km)
Bahkan, Pemkab Wajo juga mendapat kucuran dana dari Pemerintah Pusat sebesar Rp159 milar melaui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk memperbaiki 4 ruas jalan sepanjang 30 Km melalui skema anggaran multi years.
Bupati Andi Rosman menyebut ada 53 ruas jalan yang berhasil dikerjakan Pemkab Wajo di tahun 2025.
"Masing-masing, 48 ruas jalan untuk APBD, empat ruas jalan IJD dan 1 ruas jalan dari bantuan keuangan provinsi. Khusus ruas Buriko-Belawai sumber dananya ada 2, APBD dan APBN," jelas Andi Rosman. (*)
| Harga Aspal Naik Tajam, DPRD Sulsel Khawatir 6 Proyek Multi Years Molor |
|
|---|
| Harga Aspal Naik 40 Persen, Target Pengaspalan Jalan di Luwu Bakal Dipangkas |
|
|---|
| Aspal Lebih Nyaman, Beton Tahan Lama |
|
|---|
| Harga Material Konstruksi Melonjak, Kontraktor Dilema Lanjut atau Hentikan Proyek |
|
|---|
| DPRD Sulsel Ingatkan Enam Proyek Jalan Terancam Molor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Rosman-kiri-bersama-Kadis-PUPRP-Wajo-Ibnu-Hasyim.jpg)