Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tim Pemeriksa Hewan Kurban Dibentuk DPKP Wajo 2 Minggu Jelang Idul Adha 2026

Dijadwalkan, dua pekan sebelum lebaran Idul adha, DPKP Wajo bakal turun mengecek kesehatan hewan.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
HEWAN KURBAN - Potret Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Wajo saat kegiatan pelayanan jesehatan hewan dan vaksinasi PMK di Poros Tarumpakkae, Kecamatan Majauleng, (7/4/2026). DKPP Wajo mulai membentuk tim pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha. 

TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Wajo mulai membentuk tim pemeriksaan hewan kurban.

Dijadwalkan, dua pekan sebelum lebaran Idul adha, DPKP Wajo bakal turun mengecek kesehatan hewan.

"Betul, seperti tahun sebelumnya, kami turun 2 minggu jelang lebaran. Nanti ada tim yang dibentuk juga melibatkan penyuluh pertanian," ujar Kabid Peternakan, drh Bone Ramadan saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com melaui telepon Whatsapp, Senin (4/5/2026).

Lanjut, kata dia pihaknya gencar melakukan pemeriksaan hewan di 14 Kecamatan.

"Jadwalnya memang belum ada, kita mulai dari Kecamatan mana. Kami akan kordinasi terlebih dahulu bersama pihak terkait," katanya.

Ia menyebut, diperkirakan sebanyak ribuan hewan kurban bakal diperiksa kesehatannya.

"Jumlah hewan kurban biasanya mencapai 2.000 sampai 2.500 ekor," sebut drh Bone.

DPKP Wajo menjelaskan bagaimana tips memeriksa hewan kurban secara mandiri.

"Bagi masyarakat yang ingin berkurban, mungkin bisa memeriksa hewan ternak secara mandiri dan terlebih dahulu melihat umur ternak," ujar Staf bidang peternakan DPKP Wajo, drh Muhammad Abdi Awal kepada Tribun-Timur.com, belum lama.

Berdasarkan para ulama, kata drh Abdi umur sapi yang hendak dikurbankan yakni minimal 2 tahun.

"Kalau sapi minimal dua tahun sedang kambing itu satu tahun, sedangkan toleransi untuk domba yakni 6 bulan," paparnya.

"Pertama, perhatikan kondisi giginya, yaitu gigi seri permanen sudah berganti atau terlihat sepasang untuk memastikan usia sapi layak dikurbankan," tambahnya.

Kemudian, lakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan fisik hewan.

"Terpenting adalah kesehatan ternak. Tidak pincang, mata bersinar atau cerah dan cermin mulut terlihat basah," jelasnya.

Waspada curnak

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved