Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Sapi di Barru Naik Rp2 Juta Jelang Idul Adha

Jika 2025 lalu harga sapi lokal berusia dua tahun sekitar Rp8 juta per ekor, tahun ini naik menjadi Rp10 juta per ekor.

Tayang:
Penulis: Segitarius | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Segitarius
SAPI QURBAN - Sapi lokal milik Asman di Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Barru, Kamis (30/4/2026). Harga sapi lokal untuk kurban naik Rp2 juta.     
Ringkasan Berita:
  • Harga sapi di Kabupaten Barru naik menjelang Idul Adha dari Rp8 juta menjadi Rp10 juta per ekor. 
  • Kenaikan dipicu berkurangnya stok akibat Penyakit Mulut dan Kuku.
  • Kelangkaan terjadi karena banyak sapi mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku, sehingga pedagang kesulitan memenuhi permintaan.

TRIBUN-TIMUR. COM, BARRU - Harga sapi di Barru naik jelang Idul Adha.

Jika 2025 lalu harga sapi lokal berusia dua tahun sekitar Rp8 juta per ekor, tahun ini naik menjadi Rp10 juta per ekor.

Kenaikan harga ini dipicu berkurangnya stok sapi lokal.

Banyak ternak mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terjadi tahun lalu.

Kondisi ini dirasakan oleh Asman (41), pedagang sapi di Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting.

Ia mengaku kesulitan memenuhi permintaan sapi lokal untuk kurban.

Untuk mendapatkan sapi, Asman harus mencari hingga ke perbatasan Barru–Bone demi menemukan peternak yang masih memiliki stok.

Pada Kamis (30/4/2026), ia diminta menyediakan 10 ekor sapi, namun hanya mampu memenuhi 8 ekor saja.

Menurutnya, semakin dekat Idul Adha, sapi lokal akan semakin langka dan harga pun cenderung terus naik.

“Kalau sudah dekat Idul Adha, harga sapi pasti ikut naik,” ujarnya.
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved