DLH Wajo dan Developer Perumahan Sepakat Kelola Sampah Secara Mandiri
Pihak developer menyatakan siap menerima arahan dari Dinas Lingkungan Hidup dan bersinergi ke depannya.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
"Kedepannya, developer yang baru maupun yang sedang berjalan akan melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di kawasan perumahannya,” kata Ketua FKP Asrul Sani mewakili para peserta.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha properti dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Wajo.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal paparkan strategi pengelolaan sampah di Kabupaten Wajo.
Strategi itu dinilai efektif mengurangi persoalan tumpukan sampah di kawasan pemukiman dan padat penduduk, khususnya di Jalur Dua Sengkang.
Ia bakal menggandeng developer perumahan dan pemerintah kelurahan.
Kemudian, berencana menyiapkan kendaraan yang bertugas mengangkut sampah rumah tangga menyisi rumah warga yang ada di perumahan tersebut.
"Setelah kami amati harus ditangani dari pangkalnya dulu. Artinya, kita mesti menyediakan kendaraan pengangkut sampah yang bertugas di setiap perumahan," ujarnya saat ditemui Tribun-Timur.com di kantornya, Jl Kejaksaan, Sengkang.
Mengapa perumahan, kata Andi Rijal karena kebanyakan warga yang bermukim di perumahan minim tempat pembuangan sampah sementara.
"Nanti teknisnya kami gandeng semua developer perumahan. Mereka (developer) yang menyediakan kendaraan, DLH dan Kelurahan bagian operasionalnya, minimal 2 unit mobil atau motor tiga roda lah setiap perumahan," paparnya.
"Sehingga akan lebih terstruktur dan teratur pengangkutan sampah rumah tangga di setiap perumahan. Jadi, warga hanya menunggu kedatangan kendaraan pengangkut sampah, tanpa repot mencari tempat pembuangan lainnya," sambungnya menambahkan.
Pejabat yang baru dilantik sepekan lalu oleh Bupati Andi Rosman itu melihat Jalur Dua Sengkang saat ini wajib menjadi fokus pembersihan sampah.
"Kita mulai dari sana dulu, karena memang lokasinya padat pemukiman dan banyak perumahan. Setelah itu kita akan menyisir perumahan lain yang penanganan sampahnya belum efektif," tegasnya.
Andi Fakhrul Rijal menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo usai dilantik Bupati Andi Rosman, Rabu (4/3/2026) lalu bersama 364 pejabat lainnya.(*)
| Pemkab Wajo Sambut Baik Status PPPK Dialihkan ke PNS, BKPSDM: Setuju Asal Anggaran dari Pusat |
|
|---|
| Hujan Deras dan Angin Kencang di Wajo, Dua Pohon Tumbang Timpa Pagar SMA dan Rumah Warga |
|
|---|
| TPA Antang, dari Sistem Open Dumping Menuju Sanitary Landfill |
|
|---|
| Munafri Janjikan RT Dapat Rp 100 Juta Buat Bank Sampah Unit |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Wajo Bertahan di Kisaran Rp40 Ribu hingga Rp45 Ribu per Kilo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260326-DLH-Wajo.jpg)