Kabar Baik untuk ASN Pemkab Wajo, TPP 2 Bulan Cair Paling Lambat Awal April 2026
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo keluhkan pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO -Kabar baik untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Sulawesi Selatan.
Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Pemkab Wajo februari-maret 2026 akan dicairkan pada awal april mendatang.
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo, Andi Mamu mengungkap proses pencairan TPP masih menunggu persetujuan dari Pemerintah pusat
"Saat ini sedang menunggu surat persetujuan TPP ASN Tahun Anggaran 2026 dari Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri," ujarnya melalui pesan Whatsapp kepada Jurnalis Tribun-Timur.com, Minggu (22/3/2026).
Baca juga: 2 Bulan TPP ASN di Wajo Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkab
Meski begitu, pihaknya mengaku mendapat arahan dari Bupati Wajo Andi Rosman guna pencairan lebih cepat.
"Iye, paling lambat cair awal bulan April. Kami juga telah mendapat arahan dari bapak bupati untuk percepatan prosesnya," tegas Andi Mamu.
Keluhan ASN
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo keluhkan pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
Selama 2 bulan, TPP ASN belum juga dicairkan.
Alhasil, sebagian dari mereka hanya mengandalkan gaji pokok untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu ASN inisial AN mengungkap sudah dua bulan dirinya belum menerima TPP.
"Belum ada pencairan, dua bulan belum cair TPP," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di salah satu Warung Kopi di Sengkang, Minggu (22/3/2026).
Dirinya mengaku belum mendapatkan informasi dari dinas terkait soal penundaan pembayaran TPP tersebut.
"Tidak tau kenapa belum cair. Tidak ada saya liat info resminya," kata AN.
Salah satu ASN inisial U berkantor di Jl Rusa Sengkang juga menyebut TPP selama 2 bulan belakangan ini belum dicairkan.
"Betul, belum pencairan TPP sampai hari ini," tegansya.
"TPP bulan Februari dan Maret belum cair," sambungnya.(*)
| Dokter Ramai Ajukan Pindah dari Maros, BKPSDM Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Polres Wajo Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 |
|
|---|
| Becomzet dan Neuro B untuk Jamaah Demi Kesehatan di Tanah Suci, dr Widarsi: Setiap Saat Kami Cek |
|
|---|
| Tersinggung Korban Ingin Nikahi Ibunya, Remaja 17 Tahun di Luwu Bunuh Temannya di Kebun Durian |
|
|---|
| Remaja Asal Larompong Selatan Ditemukan Tewas di Wajo, Ini Kronologinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260305-ASN-PPPK-SInjai-baris.jpg)