Ada Apa dengan Wajo, Garis Pantai 103 Kilometer Tapi Impor Ikan dari Sulbar
Selain itu, daerah ini juga memiliki kekayaan alam berupa danau, laut, serta pegunungan
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Kabupaten Wajo dikenal sebagai daerah yang memiliki garis pantai sepanjang 103 kilometer dan berbatasan langsung dengan Teluk Bone.
Selain itu, daerah ini juga memiliki kekayaan alam berupa danau, laut, serta pegunungan yang selama ini menjadi identitas wilayah berjuluk “Bumi Lamaddukelleng”.
Namun di tengah potensi bahari tersebut, pedagang ikan di Pasar Tempe, Sengkang, justru mengandalkan pasokan ikan dari luar daerah, bahkan dari Sulawesi Barat (Sulbar).
Pedagang ikan di Pasar Tempe, Aco, mengatakan pasokan ikan laut dari wilayah Sulawesi Selatan saat ini berkurang akibat cuaca yang kurang mendukung aktivitas nelayan.
“Kalau ikan sekarang banyak didatangkan dari Sulawesi Barat karena pasokan dari nelayan Wajo dan Sulawesi Selatan pada umumnya sedang kurang,” ujarnya saat ditemui, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi harga ikan di pasaran.
Ikan katombo misalnya, dijual Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kantong, tergantung ukuran.
Aco menjelaskan, harga dari distributor mencapai Rp1.650.000 per gabus sehingga pedagang menyesuaikan harga jual di pasar.
Selain ikan katombo, harga ikan bandeng juga mengalami kenaikan.
Satu kantong ikan bandeng berisi empat hingga lima ekor dijual sekitar Rp20 ribu.
Ia menuturkan, minimnya hasil tangkapan nelayan membuat pasokan ikan laut di Wajo semakin terbatas.
“Rata-rata nelayan tidak melaut karena cuaca tidak mendukung,” katanya.
Sementara itu, harga ayam potong di Pasar Tempe masih relatif stabil menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
Pedagang ayam potong, Daud, mengatakan harga ayam saat ini berkisar Rp55 ribu per ekor.
Menurutnya, kenaikan harga biasanya baru terjadi sekitar sepekan menjelang hari raya Iduladha karena meningkatnya permintaan masyarakat.
Sementara itu, seorang warga BTN Griya Marischa Mandiri Sengkang, Ana, mengaku sejumlah kebutuhan dapur mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir.
Ia menyebut harga tomat kini mencapai Rp20 ribu per kilogram, naik dua kali lipat dibanding sebelumnya sekitar Rp10 ribu per kilogram.
Selain itu, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan hingga menembus Rp60 ribu per kilogram.(*)
| Wow! Cabai Rawit di Pasar Tempe Sengkang Tembus Rp60 Ribu, Tomat Naik 2 Kali Lipat |
|
|---|
| Perum Bulog Wajo Jamin Pembelian Gabah Petani, Cadangan Beras Aman hingga 4 Tahun |
|
|---|
| Kondisi Terkini Kecamatan Tempe dan Tanasitolo Wajo Usai Longsor dan Angin Kencang |
|
|---|
| Kehebatan Putra Wajo dan Soppeng Sulsel di Kepolisian, Akpol 1996 Sama-sama Orang Penting Polri |
|
|---|
| Putra Wajo Kapolda Bengkulu, Brigjen Yudhi Sulistianto Harumkan Indonesia di Tingkat Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penjual-ikan-di-pasar-tempe-wajo-mengeluh-3.jpg)