Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Operasi Pallawa

545 Pengendara Terjaring Operasi Pallawa Selama 2 Pekan di Wajo

Mayoritas pengendara yang mendapat teguran dari Satlantas Polres Wajo yakni pengguna roda dua.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
Istimewa/AKP Riyanda Putra Utama 
OPERASI PALLAWA - Satuan Lalu Lintas Polres Wajo saat Operasi Keselamatan Pallawa 2026 di Jl Sawerigading, Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum lama. Dua pekan pelaksanaan Operasi Pallawa di Wajo sebanyak 545 pengendara terjaring. 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Operasi Keselamatan Pallawa 2026 resmi berakhir.

Operasi itu telah berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 2 Februari 2026

Hingga hari terakhir, Senin (16/2/2026), Satlantas Polres Wajo menegur 545 pengendara selama Operasi.

Ratusan pengendara yang ditegur didominasi roda dua.

Demikian diterangkan Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Riyanda Putra Utama saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com melaui telepon Whatsapp.

"Hari ini resmi Operasi Keselamatan Pallawa berakhir. Kami menindak setidaknya 545 pengendara, dilakukan dengan memberi blanko teguran," ujarnya.

"Didominasi roda dua, dengan rincian 453 pengendara motor dan 92 pengemudi mobil," sambungnya merinci.

Baca juga: 169 Pengendara Terjaring Operasi Pallawa di Maros, Didominasi Pelajar dan Ibu-ibu Tak Pakai Helm

Pengendara yang diberikan blanko teguran bertujuan agar mereka tidak mengulangi pelanggaran lalu lintas.

"Betul, karena Operasi ini tetap mengedepankan tindakan preemtif dan preventif maka diberikan blanko teguran agar mereka sepakat tidak mengulangi pelanggaran di kemudian hari," katanya.

Tak hanya itu, pihaknya turut memasang ribuan stiker Operasi Pallawa di kendaraan warga.

"Iya, kami juga memasang stiker di kendaraan pengendara, sekitar 1.700 serta membagikan 1.593 brosur Operasi," tuturnya.

Lanjut, AKP Riyanda Putra menyebut titik Operasi dilakukan diberbagai wilayah hukum Polres Wajo.

Termasuk titik rawan kecelakaan.

"Titik operasi setiap hari itu berbeda-beda. Kami fokus di titik rawan kecelakaan, fokus juga di titik ramai, yakni di dalam Kota Sengkang, seperti Jl Sawerigading, Andi Pallawarukka-Jl Masjid Raya dan Jl Rusa (pusat perkantoran)," urainya.

Kendati demikian, meski Operasi Pallawa 2026 berakhir, ia tetap mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved