Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tabung Gas Langka

Gas Elpiji 3 Kg Sulit Didapat di Wajo, Warga Terpaksa Pinjam Punya Tetangga

Gas elpiji 3 Kg langka di Wajo, warga kesulitan memasak, harga naik Rp30 ribu per tabung.

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/M. Jabal Qubais
GAS ELPIJI – Potret salah satu pengecer gas elpiji 3 kg di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (14/1/2026). Gas elpiji 3 kilogram kembali langka di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) 2 pekan terakhir sehingga warga kesulitan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO – Gas elpiji 3 kilogram (Kg) kembali langka di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kabupaten Wajo berada di sebelah timur laut Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. 

Jarak Makassar ke Sengkang (ibu kota Wajo) sekitar 140-150 km via jalan darat.

Wajo berbatasan dengan Kabupaten Bone di timur, Kabupaten Soppeng di utara, dan Kabupaten Sidrap di barat daya.

Dari Makassar, perjalanan darat biasanya memakan waktu sekitar 3-4 jam, tergantung rute dan kondisi jalan.

Akibat gas langka di kabupaten berjuluk Kota Sutra ini, warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk memasak.

Kondisi ini berlangsung dua pekan terakhir.

Bahkan di tingkat pengecer sekalipun, warga sulit mendapatkannya.

Warga BTN Griya Marischa Mandiri Sengkang, Ruki (39), mengaku sangat sulit mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram.

"Susah sekali cari tabung gas yang 3 kilogram. Biasanya dekat rumah ada tapi sekarang sudah tidak ada," ujarnya saat ditemui Tribun-Timur.com di rumahnya, Blok E7, Rabu (14/1/2026).

Saat ini, harga elpiji 3 Kg di tingkat pengecer di Wajo berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per tabung.

Angka tersebut melonjak dari harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp22 ribu hingga Rp23 ribu.

Kenaikan harga itu pun semakin memberatkan warga, terutama rumah tangga yang bergantung pada elpiji subsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Akibat kelangkaan ini, sebagian warga terpaksa meminjam tabung elpiji milik tetangga.

“Apalagi untuk keluarga yang punya anak kecil. Kami berharap pasokan elpiji bisa segera normal, kasian, terpaksa saya pinjam tabungnya tetangga,” lanjut Ruki.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved