Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Viral Pemuda Enrekang Lomba Lari Diduga Disertai Judi di Malam Ramadan

Kegiatan tersebut berlangsung pada malam hari di bulan Ramadan. Mirisnya, lomba lari itu diduga dijadikan ajang judi.

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
BALAP LARI - Sejumlah pemuda Enrekang saat menggelar balap lari di malam Ramadan. Polisi pun menyelidiki hal tersebut karena sejumlah pemuda terekam berjudi dalam kegiatan itu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG — Sebuah video yang memperlihatkan aksi lomba lari oleh sejumlah pemuda hingga anak-anak di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial.

Kegiatan tersebut berlangsung pada malam hari di bulan Ramadan.

 Mirisnya, lomba lari itu diduga dijadikan ajang judi.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemuda berjejer rapi membentuk garis pembatas lintasan.

Tak lama kemudian, dua pria tanpa mengenakan baju berlari di tengah lintasan yang telah dibuat.

Setelah para pelari mencapai garis finis, tampak sejumlah pemuda dan anak-anak melakukan transaksi uang yang diduga merupakan hasil taruhan.

Belakangan diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Viralnya video itu membuat pihak kepolisian bergerak melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Enrekang, Iptu Herman, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait video balap lari yang diduga menjadi ajang judi tersebut, termasuk memastikan lokasi dan waktu kejadian.

“Iya, itu sementara ditelusuri terkait video yang beredar itu. Kemarin saya sampaikan ke anggota untuk telusuri kapan itu ada kegiatan begitu (balap lari),” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (19/2/2026).

Herman menjelaskan, aktivitas balap lari pada dasarnya diperbolehkan selama dilaksanakan dengan tertib dan tidak mengandung unsur taruhan.

Namun, jika terdapat unsur judi, maka hal tersebut tidak dibenarkan, terlebih lagi dilaksanakan pada bulan suci Ramadan.

“Kita belum dapat informasi yang jelas apakah ada taruhan atau judi saat balap lari itu. Yang jelas semua aktivitas tidak boleh ada unsur judi, apalagi ini di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban umum dan memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah.

“Kita minta agar warga menjaga ketertiban umum. Apalagi di saat Ramadan seperti ini masyarakat kita fokus untuk memperbanyak ibadah,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Rafli, mengaku resah dengan aktivitas balap lari tersebut.

“Mengganggu, mereka banyak berombongan, ribut kalau tengah malam,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved