Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Viral Gowa

Sekelompok Pemuda Serang Tempat Usaha Outdoor di Gowa, 3 Terluka

Insiden pada malam hari itu terekam kamera CCTV dan videonya viral di berbagai platform media sosial.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PENYERANGAN GOWA - Aksi penyerangan di usaha sewa alat outdoor diserang orang tak dikenal di Jalan HM Yasin Limpo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Menurut Saksi sekaligus korban Auliya Rahmat akibat pengeroyokan itu tiga orang mengalami luka, Sulsel Kamis (14/5/2026) (TribunGowa.com/Sayyid Zulfadli) 

TRIBUN-GOWA.COM — Sekelompok orang tak dikenal (OTK) serang tempat usaha penyewaan peralatan outdoor di Jalan HM Yasin Limpo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bikin reasah.

Penyewaan peralatan outdoor adalah layanan jasa yang menyewakan berbagai perlengkapan untuk kegiatan di alam terbuka (seperti mendaki gunung, berkemah, atau outbound) untuk jangka waktu tertentu. 

Insiden pada malam hari itu terekam kamera CCTV dan videonya viral di berbagai platform media sosial.

Dalam rekaman CCTV, terlihat sejumlah pemuda memasuki area rumah usaha penyewaan alat perkemahan tersebut.

Mereka diduga langsung melakukan pemukulan terhadap seseorang yang berada di lokasi.

Beberapa pria tampak berusaha melerai. 

Namun, aksi pengeroyokan tetap berlangsung hingga menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Usai menyerang, kelompok pemuda tersebut meninggalkan lokasi.

Selain menyebabkan korban luka, insiden itu juga mengakibatkan sejumlah barang di lokasi rusak.

Seorang korban sekaligus saksi di lokasi, Auliyah Rahman (25), mengatakan sekelompok orang tiba-tiba datang mencari seseorang bernama Pian.
 
“Mereka datang tiba-tiba tanya, ‘Mana saudaranya ini, mana Pian?’ Saya tanya siapa yang punya urusan sama Pian dan kenapa tiba-tiba mau percekcokan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (14/5/2026) malam

Menurutnya, kelompok tersebut datang dalam jumlah cukup banyak, diperkirakan sekitar 15 hingga 20 orang.

“Kurang lebih ada sekitar 15 sampai 20 orang datang,” katanya.

Ia menyebut para pelaku awalnya tidak membawa senjata tajam dan datang dengan tangan kosong.

“Kalau senjata tajam tidak ada, tangan kosongji dulu karena memang seperti mau berkelahi,” jelasnya.

Saat kejadian, aktivitas penyewaan disebut sudah tutup. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved