Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat

Sisa 4 Hari, Proyek Sekolah Rakyat Rp241 Miliar di Tana Toraja Terancam Molor, Progres - K3 Disorot

Sejumlah pekerja masih memasang atap, merampungkan struktur bangunan, mengerjakan drainase, hingga menata area proyek.

Tayang:
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Anastasya Saidong Ridwan
SEKOLAH RAKYAT - Tampak keseluruhan progres pembangunan Sekolah Rakyat Tana Toraja dari atas bukit Jalan poros bandara Udara Toraja, Kelurahan Marinding, Kecamatan Mengkendek, Sulawesi Selatan Selasa (16/6/2026). Terlihat di beberapa bangunan telah terpasang atap dan sebagian bagunan masih terbuka. kontrak pekerjaan ditandatangani pada 17 November 2025 dengan masa pelaksanaan selama 216 hari kalender. 

Pekerjaan penyelesaian bangunan juga masih berlangsung.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai peluang proyek selesai tepat waktu atau membutuhkan perpanjangan melalui addendum kontrak.

Sorotan juga datang dari warga sekitar.

Seorang warga, Otong, menilai progres pekerjaan belum sesuai dengan informasi beredar.

"Kalau melihat kondisi bangunan sekarang, menurut saya belum sampai 50 persen. Kalau ada yang bilang sudah 80 persen, silakan datang lihat sendiri ke lokasi," katanya, Rabu (17/6/2026).

SEKOLAH RAKYAT - TANA TORAJA 3
SEKOLAH RAKYAT - Tampak dua pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm dan rompi reflektif sesuai standar pekerjaan konstruksi. Gambar tersebut diabadikan saat proses pengerjaan Sekolah Rakyat Tana Toraja Kelurahan Marinding, Kecamatan Mengkendek, Sulawesi Selatan Senin (15/6/2026) tengah berlangsung.

Selain progres pembangunan, Otong berharap penggunaan bahan bakar operasional proyek ikut diawasi.

"Kami tidak menuduh. Tapi BBM sekarang mahal. Jangan sampai operasional proyek memakai BBM subsidi," ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan pendapat narasumber.

Tribun-Timur.com belum memperoleh dokumen maupun keterangan resmi untuk memverifikasi klaim tersebut.

Selain progres pekerjaan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian.

SEKOLAH RAKYAT - TANA TORAJA 4
SEKOLAH RAKYAT - Tampak dua pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm dan rompi reflektif sesuai standar pekerjaan konstruksi. Gambar tersebut diabadikan saat proses pengerjaan Sekolah Rakyat Tana Toraja Kelurahan Marinding, Kecamatan Mengkendek, Sulawesi Selatan Senin (15/6/2026) tengah berlangsung.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerja tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.

Beberapa pekerja hanya memakai penutup kepala berbahan kain.

Sebagian lain tidak terlihat mengenakan helm keselamatan, rompi reflektif, maupun sepatu keselamatan.

Padahal, aktivitas proyek melibatkan alat berat, pekerjaan struktur bangunan, serta material konstruksi dengan tingkat risiko tinggi.

Penggunaan APD menjadi standar dasar untuk melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved