Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat

Bupati Bone Soroti Minimnya Informasi Sekolah Rakyat, Minta Program Menjangkau Warga Miskin

Menurut Andi Asman, masih banyak warga belum memahami konsep Sekolah Rakyat, termasuk fasilitas pendidikan

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Wahdaniar
SEKOLAH RAKYAT- Potret Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (baju putih) saat mengunjungi ruang belajar siswa di Sekolah Rakyat, Rabu (20/5/2026). Bupati Bone dorong sosialisasi Sekolah Rakyat, minta masyarakat manfaatkan program pendidikan gratis. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Rendahnya informasi di masyarakat dinilai menjadi salah satu tantangan dalam pemanfaatan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone.

Padahal, program pendidikan gratis tersebut disiapkan untuk membuka akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan dukungan fasilitas yang cukup lengkap.

Hal itu disampaikan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, saat meninjau aktivitas belajar di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Bone, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (20/5/2026).

Menurut Andi Asman, masih banyak warga belum memahami konsep Sekolah Rakyat, termasuk fasilitas pendidikan dan asrama yang disediakan pemerintah bagi para siswa.

Karena itu, ia meminta pihak sekolah lebih aktif melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan agar program tersebut benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Sekolah Rakyat hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sosialisasi harus terus dilakukan agar masyarakat mengetahui keberadaannya dan dapat memanfaatkannya,” ujar Andi Asman.

Ia menilai Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan layak tanpa terbebani biaya.

Selain mengikuti pendidikan formal, para siswa juga mendapatkan fasilitas asrama, konsumsi, perlengkapan belajar, hingga dukungan pembelajaran berbasis teknologi.

Dalam kunjungan itu, Andi Asman turut berdialog langsung dengan siswa di ruang kelas.

Ia mengajak para siswa membahas pelajaran matematika dan konsep ekonomi sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kemampuan dasar seperti matematika penting dimiliki siswa karena berkaitan dengan pengelolaan usaha dan keuangan keluarga di masa depan.

“Matematika menjadi penunjang penting dalam kehidupan. Tidak hanya saat bekerja, tetapi juga dalam usaha dan pengelolaan ekonomi keluarga,” katanya.

Ia juga mengingatkan siswa agar memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah disediakan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

Saat ini, proses belajar di Sekolah Rakyat telah didukung perangkat teknologi seperti Chromebook dan laptop untuk menunjang pembelajaran.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap program tersebut semakin dikenal sehingga lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Salah seorang siswa, Nur Aisyah, mengaku termotivasi setelah mendapat arahan langsung dari Bupati Bone.

“Kami senang karena Pak Bupati datang langsung melihat kami belajar. Tadi juga diberi motivasi supaya rajin belajar dan mengejar cita-cita,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved