Belum Punya Tiket Pulang, Kontingen Pesparawi Torut Harap-harap Cemas di Manokwari
Dedy meminta agar para peserta tidak dibebani persoalan pendanaan dan tetap fokus mempersiapkan diri
Penulis: Zul Fadli | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Kontingen Pesparawi Kabupaten Toraja Utara akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat
- Hingga kini mereka masih membutuhkan tambahan anggaran untuk menutupi seluruh kebutuhan keberangkatan dan kepulangan peserta
TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara lepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat wakili Provinsi Sulsel, Senin (15/6/2026).
Namun diketahui bahwa kontingen Pesparawi Kabupaten Toraja Utara yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, masih membutuhkan tambahan anggaran untuk menutupi seluruh kebutuhan keberangkatan dan kepulangan peserta.
Hal tersebut terungkap dalam acara pelepasan kontingen Pesparawi Toraja Utara yang dihadiri Bupati Toraja Utara, Kementerian Agama, serta pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD).
Kepala Kantor Kementerian Agama Toraja Utara, Pretty Lamban Gasong, mengungkapkan hingga saat ini dukungan anggaran yang telah tersedia berasal dari Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sebesar Rp150 juta dan Kementerian Agama sebesar Rp50 juta.
"Kami berterima kasih kepada Pemkab Toraja Utara yang telah membantu Rp150 juta dan Kementerian Agama juga sudah menyiapkan Rp50 juta," terangnya, Senin (15/6/2026).
Kita berharap masih ada dana tambahan kedepannya.
Ia bahkan sempat berseloroh mengenai kondisi pembiayaan perjalanan kontingen.
"Untuk keberangkatan aman, tapi untuk kepulangan belum aman," katanya yang disambut tawa para peserta dan tamu yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, menegaskan keikutsertaan kontingen dalam Pesparawi Nasional bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan membawa kepercayaan dan nama baik daerah di tingkat nasional.
"Saya dengar tadi curhatnya, ke sana aman, tapi pulangnya tidak. Itu tidak aman berarti. Yang pertama harus diupayakan itu aman, malah tiket pulang-pergi harus aman," kata Bupati.
Ia meminta agar para peserta tidak dibebani persoalan pendanaan dan tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.
"Para peserta jangan dibebani persoalan itu. Jadikan perlombaan ini sebagai perjalanan spiritual. Masalah yang lain biar menjadi beban pengurus, termasuk memastikan ketersediaan anggaran," tegasnya.
Sementara itu, Pengurus LPPD Toraja Utara, Anugrah Yaya Rundupadang, menjelaskan bahwa pihaknya telah siap memberangkatkan 45 orang kontingen ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
"Ada sekitar 40 peserta yang terdiri dari penyanyi dan konduktor serta beberapa ofisial. Kami mengikuti dua kategori, yaitu MGN dan PSDC," jelasnya.
| Belanja Pegawai Tembus 50 Persen, Bupati Toraja Utara Tunggu Kebijakan Pusat soal Nasib PPPK |
|
|---|
| Dilepas Sekprov, 196 Penyanyi Gerejawi Sulsel Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Gelombang Demo Kenaikan Harga BBM Belum Nampak di Toraja Utara |
|
|---|
| Kuota Jalur Afirmasi dan Mutasi di SMAN 1 Toraja Utara Belum Terpenuhi |
|
|---|
| Terlibat Judi 6 Pria Ditangkap Polisi di di Arena Pasilaga Tedong Rantepao Toraja Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260615-Bupati-Toraja-Utara-Frederik-Viktor-Palimbong.jpg)