Toraja Utara Diguyur Hujan Saat Lebaran Iduladha 1447 Hijriyah, Makassar Cerah
Namun memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan mulai meningkat di beberapa wilayah.
TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, berpotensi diguyur hujan saat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Pada hari 'Lebaran Haji', sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprediksi cerah berawan pada pagi hari.
Namun, potensi hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah pegunungan dan wilayah utara Sulsel, termasuk Toraja Utara.
Di Toraja Utara sendiri, Salat Iduladha akan dipusatkan di Masjid Besar Rantepao.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Amhar Ulfiana, mengatakan kondisi cuaca saat pagi umumnya cerah dan cerah berawan.
Namun memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan mulai meningkat di beberapa wilayah.
“Kalau pagi umumnya cerah dan cerah berawan. Potensi hujan lebih sering terjadi siang menuju sore,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
BMKG mencatat Toraja Utara menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami hujan pada Selasa (26/5/2026) hingga Rabu (27/5/2026), bersamaan dengan wilayah Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Sinjai.
Sementara itu, Kota Makassar, Takalar, Jeneponto dan Kepulauan Selayar diprediksi cerah sepanjang hari saat Iduladha.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk sejumlah wilayah Sulsel.
Pada Senin (25/5/2026), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Bantaeng, Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Luwu Raya, Pinrang, Sinjai, Soppeng, Tana Toraja dan Wajo.
Kondisi serupa diprediksi masih berlanjut pada Selasa (26/5/2026), termasuk di Toraja Utara.
Di tengah potensi hujan saat Iduladha, ketersediaan hewan kurban di Sulsel dipastikan aman.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel mencatat stok sapi mencapai 81.875 ekor, kerbau 5.354 ekor dan kambing 51.639 ekor.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Taufiq, mengatakan jumlah tersebut masih jauh di atas kebutuhan hewan kurban masyarakat Sulsel tahun ini.
“Pengalaman tahun lalu sekitar 50 ribuan sapi terpotong di Sulsel. Jadi stok sekarang masih sangat cukup,” katanya.
Ia menambahkan, permintaan hewan kurban diperkirakan meningkat mendekati hari pelaksanaan Iduladha, terutama di Makassar, Gowa dan Bone yang menjadi daerah dengan permintaan tertinggi.(*)
| Profil KH. D. Zawawi Imron, Sastrawan Nasional Khatib Sholat Iduladha 1447 H di Masjid Raya Makassar |
|
|---|
| DPKP Klaim Belum Ada Hewan Kurban Terkena PMK dan Antraks di Wajo, 2.000 Hewan Layak Dikurbankan |
|
|---|
| Tak Wakil Senayan dari Dapil Sulsel III, PDIP Toraja Utara Salurkan PIP |
|
|---|
| Polisi Tembakkan Gas Air Mata Sebelum Eksekusi Dua Rumah di Toraja Utara |
|
|---|
| Sawah Petani di Desa Kading Terendam Banjir, Air Sungai Tiba-tiba Meluap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masjid-besar-rantepao-2026.jpg)