26 Ribu Warga Takalar Dinonaktifkan BPJS PBI, Ini Solusi dari Dinsos
26 ribu warga Takalar dilaporkan dinonaktifkan dari kepesertaan BPJS PBI berdasarkan SK Pemerintah Pusat
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ari Maryadi
“Kami akan mendata warga yang benar-benar kurang mampu dan tidak aktif BPJS PBI-nya untuk diaktivasi kembali,” katanya.
Kaharuddin juga menyebut dua hari sebelumnya ia telah mengusulkan bantuan bagi korban bencana angin puting beliung.
“Alhamdulillah hari ini sudah terealisasi,” singkatnya.
Di pelataran kantor Dinsos PMD Takalar, tampak tumpukan bantuan yang disiapkan untuk 11 rumah korban angin puting beliung di Minasa Baji.
Petugas terlihat mengangkut bantuan tersebut untuk segera disalurkan ke wilayah Kepulauan Tanakeke.
Polemik PBI ini pun menjadi perhatian masyarakat luas, terutama terkait isu integrasi data kependudukan, BPJS, dan riwayat perbankan.
Sejumlah warga mempertanyakan apakah riwayat pinjaman otomatis menggugurkan kepesertaan PBI.
Dinsos menegaskan bahwa seluruh keputusan tetap berada di tangan Pusdatin berdasarkan hasil verifikasi dan indikator yang berlaku.
Masyarakat diimbau aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa dan mengikuti mekanisme musyawarah desa jika ingin mengajukan pembaharuan data.
Dengan mekanisme tersebut, diharapkan warga yang benar-benar tidak mampu tetap mendapatkan jaminan kesehatan dari negara.
| Disnaker Sidrap Fasilitasi Pencairan JKP Bagi Karyawan Terkena PHK |
|
|---|
| Kepala Puskesmas Mappakasunggu: Nyawa Pasien Lebih Penting dari Prosedur Administrasi |
|
|---|
| Puluhan Kades di Takalar Curhat Jalan Rusak ke DPR RI Hamka B Kady, Minta Perbaikan Infrastruktur |
|
|---|
| Prospek Cerah Hidroponik Selada di Takalar, BUMDes Sitallasi Soreang Didukung Camat Mappakasunggu |
|
|---|
| Pemda Takalar dan Kodim 1426 Perkuat Sinergi Media Lewat Pembinaan Informasi Teritorial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260218-Andi-Rijal-Mustamin-kadinsos.jpg)