Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siswi SMAN 2 Takalar Diduga Korban Perundungan Guru, Orang Tua Lapor Polisi

Rahman Dg Ta’le mengaku kecewa dengan perlakuan terhadap anaknya dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk penyiksaan.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
SMA Negeri 2 Takalar, terletak di jalan Ranggong Daeng Romo, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang. Orang tua siswa SMA 2 Takalar laporkan Guru ke polisi karna anggap beri hukuman terlalu berlebihan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang siswi kelas 12 IPS 1 UPT SMAN 2 Takalar, Mei Khumairah, diduga menjadi korban perundungan dan hukuman berlebihan dari wali kelasnya, Hj Martini.

Kasus ini dilaporkan ke Polres Takalar oleh orang tua korban, Rahman Dg Ta'le.

Peristiwa tersebut terjadi saat upacara bendera pada Senin, 25 Agustus 2025.

Mei Khumairah dilaporkan terlambat hadir bersama sejumlah siswa lainnya.

Namun, hanya dirinya yang diberi hukuman berdiri berjam-jam di bawah terik matahari, sementara siswa lain diperbolehkan langsung masuk ke kelas.

Rahman Dg Ta’le mengaku kecewa dengan perlakuan terhadap anaknya dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk penyiksaan.

 Ia juga mengeluhkan sikap wali kelas saat dirinya meminta klarifikasi langsung ke sekolah.

Menurut Rahman, Hj Martini merespons dengan nada tinggi dan menyarankannya langsung melapor ke kepolisian. Pernyataan itu membuat keluarga korban memutuskan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Kepala UPT SMAN 2 Takalar, Abd Rauf, menyatakan bahwa pihak sekolah telah berupaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Ia juga berjanji akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran oleh guru yang bersangkutan.

“Kami akan segera menggelar rapat internal dan mengambil langkah tegas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal, menyebut belum menerima laporan resmi, namun akan segera melakukan pengecekan ke lapangan.

“Saya akan segera kroscek untuk memastikan kebenaran informasi ini,” kata Iqbal.

Hj Martini belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi.

Ia hanya menyampaikan sedang mengajar dan akan menghubungi kembali.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved