Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Usai Panen, Harga Beras di Pasar Sentral Takalar Turun dan Minyak Goreng Naik

Harga beras di Takalar turun usai panen, minyak goreng naik, aktivitas pasar tetap ramai

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Kiki Content Writer
Tribun-timur.com/Qayyum Jauziah
HARGA BAHAN POKOK - Pedagang beras melayani transaksi dengan pembeli di Pasar Sentral Pattallassang, Kabupaten Takalar, Selasa (21/4/2026). Aktivitas jual beli berlangsung ramai di tengah perubahan harga beras pasca musim panen. 

Ringkasan Berita:
  • Harga beras lokal turun jadi Rp10 ribu per liter usai musim panen
  • Minyak goreng naik dari Rp18 ribu menjadi Rp22 ribu per liter
  • Aktivitas pasar tetap ramai dan pasokan bahan pokok stabil

 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Aktivitas perdagangan di Pasar Sentral, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terpantau ramai namun tetap lancar, Selasa (21/4/2026).

Arus lalu lintas di jalan utama pasar terlihat padat, namun tidak terjadi kemacetan berarti.

Petugas parkir dari Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar tampak sigap mengatur keluar masuk kendaraan serta menertibkan area parkir pengunjung pasar.

Kondisi ini membuat aktivitas jual beli berlangsung tertib meski jumlah pengunjung meningkat.

Sementara itu, di dalam area pasar, tepatnya di lorong ketiga Pasar Sentral Pattallassang yang berdampingan langsung dengan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar di Kelurahan Kalabbirang, aktivitas pedagang dan pembeli juga terlihat ramai.

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok mengalami perubahan harga.

Salah seorang pedagang beras, Daeng Sali, mengungkapkan bahwa harga beras saat ini cenderung mengalami penurunan.

Menurutnya, beras biasa yang sebelumnya dijual Rp11 ribu per liter kini turun menjadi Rp10 ribu per liter.

“Turun sedikit, mungkin karena sekarang sudah masuk musim panen padi di Takalar,” ujarnya.

Meski demikian, tidak semua jenis beras mengalami penurunan harga.

Untuk beras medium, justru mengalami kenaikan tipis.

“Sebelumnya Rp11.500, sekarang naik jadi Rp12 ribu per liter,” jelasnya.

Sementara itu, untuk beras impor, harga masih tergolong tinggi dibandingkan beras lokal.

Saat ini, beras impor dijual sekitar Rp25 ribu per liter, jauh di atas harga beras biasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved