Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Stok Minyak Goreng di Bulog Bulukumba Habis, Harga Naik

Ia mengatakan, kondisi itu bisa dimanfaatkan oknum pedagang di pasar-pasar menaikkan harga jika tidak diawasi oleh petugas.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Samsul Bahri
MINYAK GORENG - Wakil Bupati bersama Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Pahidin HDK berbincang dengan pedgang saat pantau harga di Pasar Cekkeng di Bulukumba, Kamis (21/5/2025). Harga Minyak Kita mengalami kenaikan drastis. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNGBULU - Stok minyak goreng di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, sulit didapatkan.

"Hasil pemantauan dan koordinasi kami, bahwa stok minyak kelapa habis di Bulog," kata Wakil Bupati Bulukumba, A Edy Manaf, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan, kondisi itu bisa dimanfaatkan oknum pedagang di pasar-pasar menaikkan harga jika tidak diawasi oleh petugas.

Kondisi mulai menipis minyak goreng sejak pekan lalu dan saat ini stok di Bulog habis.

Harga minyak goreng jenis Minyak Kita saat ini Rp 22.500 per liter. Sebelumnya harga Rp 18.000 per liter.

"Ada kenaikan karena sulit diperoleh barangnya," kata seorang pedagang bahan pokok di Pasar Sentral Bulukumba, Arny.

Sedang yang lainnya masih cendrung stabil kecuali harga cabai rawit dan daging ayam potong yang mulai mengalami kenaikan.

Sedang bahan-bahan bumbu dapur dan bahan kebutuhan pokok lainnnya cendrung masih stabil termasuk harga telur ayam ras Rp 48 ribu per rak.

Selain harga minyak goreng Minyak Kita naik juga minyak merek Bimoli ukuran 2 liter Rp 47.000. Sebelumnya Rp 45.000.   

Bahan sayur juga mengalami kenaikan seperti kentang dari harga Rp 18.000 per kilogram menjadi 20.000.

Wortel Rp 10.000 per kilogram sebelumnya Rp 5000 per kilogram. 

Pagi tadi sejumlah pejabat Bulukumba turun memantau perkembangan harga di Pasar Cekkeng, Jl Yos Sudarso.

Mereka terdiri dari Anggota DPRD Bulukumba, dan unsur Forkopimda lainnya.

Mereka sambil berbincang langsung dengan pedagang.

Para pejabat Bulukumba menanyakan langsung alasan naiknya sebagian bahan kebutuhan pokok hingga keadaan minat beli konsumen.

Rencananya Tim Pengendali Harga Bahan Pokok di Bulukumba akan terus mamantau harga bahan pokok hingga menjelang Lebaran Iduladha 2026 mendatang.

Harga bahan pokok di Bulukumba mengikuti harga kebutuhan pokok di daerah lainnya seperti, Bantaeng, Sinjai dan Kota Makassar.

Sebagian besar bahan bumbu sayur dipasok dari Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Malino dan Sinjai Barat. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved