Firdaus Daeng Manye Jamin Pembangunan Kawasan Industri Laikang Takalar Demi Kepentingan Masyarakat
Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye sebut penetapan sebuah kawasan industri dalam PSN tentu telah mempertimbangkan berbagai aspek
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Alfian
TRIBUN- TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten Takalar bersama DPRD Takalar memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Desa Laikang dan pihak investor guna membahas rencana pengembangan kawasan industri yang menjadi perhatian warga.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026).
RDP digelar usai pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Takalar yang membahas Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir langsung dalam forum tersebut.
Turut hadir Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, sejumlah anggota DPRD, Direktur PT Kawasan Industri Takalar (KITA), Jimmy Abdullah serta unsur pemerintah daerah.
Sekitar 18 perwakilan masyarakat Desa Laikang juga hadir menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Di antara tokoh masyarakat yang hadir yakni Nasrun, Siswanto, dan Abraham.
Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa DPRD hadir sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pihak investor.
Menurutnya, seluruh aspirasi masyarakat harus didengar secara terbuka agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
"Komunikasi yang terbuka dan konstruktif sangat penting agar setiap proses pembangunan berjalan baik serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat maupun investor," ujarnya.
Baca juga: Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye Datang, Petani Rumput Laut Laikang Minta Perbaikan Jalan
Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan harapan agar informasi terkait rencana pembangunan kawasan industri dapat disampaikan secara lebih terbuka kepada masyarakat.
Salah satu isu yang menjadi perhatian warga adalah berkembangnya informasi mengenai dugaan rencana pembangunan pabrik nikel di kawasan tersebut.
Tokoh masyarakat Desa Laikang, Abraham, meminta adanya keterbukaan data antara masyarakat dan pihak pengelola kawasan industri.
"Dari PT KITA harus membuka data dan kami juga buka data master plan," kata Abraham di hadapan peserta rapat.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Kawasan Industri Takalar (KITA), Jimmy Abdullah, membantah adanya rencana pembangunan pabrik nikel di kawasan industri yang sedang dipersiapkan.
| Bupati Takalar Sebut Hilirisasi Industri dan Digitalisasi Jadi Fokus Ranperda Investasi |
|
|---|
| Fraksi Gerindra Takalar Soroti Tenaga Kerja Lokal di Rapat Ranperda Investasi |
|
|---|
| Samsat Takalar Diserbu Wajib Pajak, Program Diskon Pajak Kendaraan Disambut Antusias |
|
|---|
| Jelang Piala Dunia 2026, Pecinta Bola di Takalar Kesulitan Cari Jersey Tim Nasional Favorit |
|
|---|
| Hengky Yasin Peluang Besar Pimpin PKB Takalar, Target Dua Kursi per Dapil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260608-RDP-Bupati-Takalar.jpg)