Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daeng Manye Janji Tuntaskan Temuan BPK Selama 3 Hari

Mohammad Firdaus Daeng Manye meminta kepada ASN menyelesaikan temuan BPK dalam tiga hari.

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
PENGELOLAAN ASET - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye berfoto bersama para Kepala OPD dan Camat usai pembukaan Rapat Tindak Lanjut Temuan BPK atas Efektivitas Manajemen Aset di Hotel Mercure Makassar Nexa Pettarani, Jl. AP. Pettarani No.4, Gn. Sari, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/02/2026) Sore.  

Ringkasan Berita:
  • Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, berkomitmen menuntaskan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam waktu tiga hari. 
  • Komitmen itu disampaikan saat rapat tindak lanjut LHP audit 2024 hingga semester I 2025 di Hotel Mercure Makassar Nexa Pettarani, Jumat (13/2/2026). 
  • Ia menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan upaya serius menyelesaikan persoalan manajemen aset di seluruh OPD dan kecamatan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, berkomitmen menyelesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam tiga hari.

Hal itu disampaikan Firdaus Daeng Manye saat menghadiri rapat tindak lanjut temuan BPK atas ffektivitas manajemen aset di Hotel Mercure Makassar Nexa Pettarani, Jl. AP. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/2/2026) sore.

Hotel Mercure berada sekitar 70 meter dari Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, dengan waktu tempuh kurang lebih empat menit ke arah utara.

Kegiatan dimulai pukul 15.30 Wita dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 16 Februari 2026.

Rapat tersebut dihadiri para Kepala OPD dan seluruh camat se-Kabupaten Takalar.

Baca juga: Pegawai Kantor Camat Pattallassang Takalar Kerja Bakti Jelang Ramadan

Bupati Takalar mengenakan kemeja putih dipadukan dengan celana hitam saat memasuki ruang pertemuan.

Daeng Manye menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial.

“Kita datang di sini bukan untuk duduk dan mendengar ceramah, tapi untuk menyelesaikan temuan BPK yang harus kita tuntaskan dalam tiga hari ini,” tegas Daeng Manye.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas audit tahun 2024 hingga semester I 2025 menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Ia menyebut hampir seluruh OPD, termasuk kecamatan, memiliki pekerjaan rumah terkait manajemen aset.

Daeng Manye bahkan memastikan seluruh peserta diabsen guna menjamin kehadiran lengkap selama proses evaluasi.

“Harus tuntas tiga hari. Tidak boleh tidak. Karena setelah ini kita memasuki bulan puasa dan tenggat waktu tetap berjalan,” ujar Daeng Manye.

Ia mengingatkan bahwa target penyelesaian telah ditentukan dan tidak ada ruang untuk menunda.

Selama tiga hari ke depan, Inspektorat dan BPKPD Kabupaten Takalar bertindak sebagai host sekaligus tim verifikator.

Daeng Manye meminta seluruh peserta fokus penuh menyelesaikan dokumen dan data yang dibutuhkan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved