KOLOM ANDI SURUJI
Petaka Lengah Semenit
PSM Makassar melawan Maluku Utara (Malut) FC, Minggu (21/12/2025) di Stadion BJ Habibie, Kota Parrpare.
Ringkasan Berita:
- PSM Makassar harus mengakui keunggulan Malut United 0-1 pada laga lanjutan Super League di Stadion BJ Habibie Parepare, Minggu (21/12/2025).
- Pelajaran berharga bagi PSM, terutama Sang Kapten Tim Yuran, bahwa kelengahan semenit pun bisa sangat fatal dan berbuah penyesalan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Doktrin perang mengajarkan bahwa percaya diri dalam situasi apa pun harus tinggi.
Kewaspadaan terhadap ancaman lawan tak boleh lemah.
Setiap detik pasukan tak boleh lengah.
Sebab, kelengahan dalam beberapa saat, bahkan dalam hitungan detik saja, bisa berakibat fatal.
Begitulah pelajaran yang harus dipetik dari pertandingan antara tuan rumah PSM Makassar melawan Maluku Utara (Malut) FC, Minggu (21/12/2025) di Stadion BJ Habibie, Kota Parrpare.
Boleh jadi, rasa percaya diri pemain PSM memang tinggi karena bermain di kandang sendiri.
Apalagi grafik positif pasukan Ramang dalam beberapa kali pertandingan bergerak positif.
Kapten tim Malut dan eks PSM Syafruddin Tahar yang memenangkan coin toss memilih tempat sehingga PSM yang berkesempatan melakukan tendangan pembuka (kick off).
Begitu tendangan pertama dilakukan, pasukan Ramang langsung menyerang.
Bahkan baru menit pertama, kapten tim Yuran Fernandes sudah nyaris menjebol gawang Malut.
Sayang tendangannya di dalam kotak penalti itu tidak terlalu keras dan mengarah ke penjaga gawang.
Dengan mudah Alan Jose Bernardron membekap bola.
Akan tetapi dari situlah pula petaka bermula bagi PSM.
Penonton siaran langsung masih menikmati suguhan tayangan ulang (replay) serangan cepat dan kemelut aksi Yuran di layar televisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251222-Bek-PSM-Makassar-Yuran-Fernandes.jpg)