Headline Koran Tribun Timur Hari Ini
Pangdam XIV: Komcad Perkuat Pertahanan Semesta
ASN dilibatkan bukan untuk menjadi tentara aktif, tetapi menjadi bagian dari kekuatan cadangan negara.
Iring-iringan Pangdam dikawal secara spontan oleh para rider sipil sejauh sekitar 10 kilometer.
Pengawalan dimulai dari Pakatto, tidak jauh dari Kampus Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, hingga ke Jalan Poros Gowa-Takalar.
Mayjen TNI Bangun Nawoko baru sekitar enam bulan menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin.
Sebelumnya, sejak April 2024, ia menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad yang bermarkas di Pakatto.
Sebelum menjadi Pangdiv 3/Kostrad, pria kelahiran Tulungagung, Jawa Timur, itu menjabat sebagai Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap di Merauke, di bawah Kodam XVII/Cenderawasih.
Alumnus Akademi Militer (Akmil) Magelang 1992 itu mengaku, sejak menjabat sebagai Pangdiv 3/Kostrad, ia belum pernah mendapatkan pengawalan dari warga sipil seperti yang terjadi kali ini.
Dapur MBG
Kodam XIV/Hasanuddin ikut "mengurusi" program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Namun, kata Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengakui, TNI AD tak mengelola secara penuh.
"Kita hanya pendampingan," kata Bangun saat diwawancarai di ruang kerjanya di Makodam XIV/Hasanuddin, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (12/5/2026).
Sebelum wawancara dimulai, Bangun mengajak Tribun makan siang di ruang kerjanya dengan menu pallubasa dan mi kering.
Berdasarkan data ditampilkan, hingga Mei 2026, Kodam XIV/Hasanuddin telah mendampingi 891 dapur SPPG (dapur MBG).
Sebanyak 674 dapur SPPG di Sulsel dan 217 dapur SPPG di Sultra.
Kodam XIV/Hasanuddin membawahi wilayah pertahanan Sulsel (24 kabupaten dan kota) dan Sultra (17 kabupaten dan kota).
Dari 891 SPPG, program MBG yang melibatkan Kodam Hasanuddin telah menjangkau 1.821.113 penerima manfaat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mayjen-bangun-nawoko-1-1242026.jpg)