Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musda Golkar Sulsel

Bahlil Jadikan Sulsel Penutup 38 Musda Golkar se-Indonesia

Muhidin dkk akan merampungkan sejumlah agenda konsolidasi internal sebelum Musda Golkar Sulsel digelar

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
MUSDA GOLKAR SULSEL – Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhidin Said memimpin konsolidasi di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Makassar. Muhidin pastikan Golkar Sulsel penutup Musda 2026 

Ringkasan Berita:
  • Sulsel dipilih jadi penutup 38 Musda Golkar se-Indonesia
  • Sejauh ini 37 DPD I sudah menggelar musda dan menetapkan ketua definitif baru
  • Sementara Sulsel, Bahlil belum keluarkan jadwal

 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin M Said (75) memastikan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel belum akan digelar April 2026. 

Wakil Ketua Bada Anggaran (Banggar) DPR RI itu menyebut, Sulawesi Selatan justru diproyeksikan menjadi titik akhir pelaksanaan Musda Golkar secara nasional.

Muhidin mengakui, hingga April 2026, agenda Musda Golkar Sulsel belum bisa dilaksanakan meski wacananya telah bergulir sejak awal tahun. 

Politisi kelahiran Soppeng 7 Oktober 1950 itu menegaskan secara kesiapan internal, Golkar Sulsel tidak memiliki kendala berarti.

Hanya saja, belum ada restu dari Ketum DPP Golkar Bahlil Lahadalia.

“Belum (digelar April ini). Pokoknya kita sudah siap, tidak ada masalah,” ujar Muhidin kepada Tribun Timur

Meski demikian, Muhidin dkk akan merampungkan sejumlah agenda konsolidasi internal sebelum Musda Golkar Sulsel digelar. 

Salah satunya adalah pertemuan daerah pemilihan (Dapil) Sulsel II yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Soppeng.

“Saya mau rampungkan dulu pertemuan Dapil Sulsel II di Soppeng. Setelah itu baru kita lanjutkan Musda,” jelasnya.

Muhidin juga mengungkapkan bahwa secara nasional, pelaksanaan Musda Golkar di berbagai daerah hampir rampung. 

Saat ini, hanya tersisa Golkar Sulsel yang belum melaksanakan Musda.

“Sisa Sulsel. Minggu lalu Maluku Utara sudah selesai. Musda Golkar provinsi ditutup di Sulsel,” katanya.

Menurut Muhidin, penempatan Sulsel sebagai daerah terakhir bukan tanpa alasan. 

Ia menilai dinamika politik internal Golkar di Sulsel cukup tinggi sehingga membutuhkan waktu untuk merumuskan kesepahaman di antara kader.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved