Musda Golkar Sulsel
Golkar Sulsel Tak Kunjung Musda, Pengamat Sebut Muhidin Harus Jadi Mediator DPP dan DPD II
Ali Armunanto berpandangan jadwal musda yang tak kunjung keluar menunjukkan adanya proses negosiasi politik
Ringkasan Berita:
- Saat ini 21 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin
- Muhidin M Said sudah 7 bulan menjabat sebagai pelaksana tugas
- Pengamat politik Unhas Ali Armunanto menilai Muhidin harus jadi mediator kepentingan DPD II dengan DPP
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar tak kunjung mengeluarkan jadwal musyawarah daerah XI Sulawesi Selatan.
Berbeda dengan 36 DPD I provinsi lainnya yang sudah punya ketua definitif baru hasil musyawarah daerah.
Saat ini tinggal 2 DPD I belum musda. Salah satunya Golkar Sulsel.
Masa jabatan M Taufan Pawe sudah berakhir sejak 19 November 2025 lalu.
Itu artinya hingga 13 Mei 2026 ini sudah 7 bulan kekosongan jabatan diisi oleh pelaksana tugas Muhidin M Said.
Pesaing Golkar sudah tancap gas konsolidasi bersama ketua-ketua baru.
Saat ini 21 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Muhidin M Said sudah 7 bulan menjabat sebagai pelaksana tugas.
Pengamat politik Unhas Ali Armunanto berpandangan jadwal musda yang tak kunjung keluar menunjukkan adanya proses negosiasi politik yang belum tuntas antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan aspirasi daerah.
Ia menilai, lambatnya jadwal musda menunjukkan terjadi upaya komunikasi politik untuk menyelaraskan kepentingan kandidat yang diinginkan DPP dengan arus dukungan di tingkat bawah.
“Saya kira belum adanya jadwal Musda Golkar Sulsel ini mengonfirmasi bahwa ada upaya dari DPP untuk bernegosiasi untuk meloloskan kepentingan DPP Golkar terhadap kandidat yang akan bertarung,” kata Ali saat dihubungi wartawan Rabu (13/5/2026).
Ali Armunanto menilai secara internal sebenarnya tidak terdapat hambatan besar di tubuh Golkar Sulsel untuk segera menggelar Musda, terlebih sejumlah figur kandidat disebut sudah siap bertarung.
Namun, faktor konsolidasi dan kompromi politik di tingkat pusat dinilai masih menjadi penghambat utama.
“Kalau melihat kondisi sebenarnya, seharusnya tidak ada masalah untuk menunda ini. Apalagi figur-figur yang muncul juga sudah siap,” katanya.
| Kader Tana Toraja Yakin Bahlil Akomodir Aspirasi Daerah Demi Menang Pemilu 2029 |
|
|---|
| Kader Pinrang, Sidrap, Takalar, Jepot, Soppeng Harap Musda Golkar Lahirkan Ketua Berprestasi |
|
|---|
| DPD II Sidrap: Kami Harap Ketua DPD I Terpilih Betul-betul Bisa Besarkan Golkar Sulsel |
|
|---|
| Pengamat Sebut Aspirasi DPD II Harus Diperhatikan DPP di Musda Golkar Sulsel |
|
|---|
| Peta Konstelasi 24 DPD II, DPD I, dan DPP Jelang Musda Golkar Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260513-Andi-Ali-Armunanto-dan-Muhidin.jpg)