Reaksi MUI Sulsel Usai Viral Pemuda Minum Oli
Muammar menyebut meminum oli sudah masuk kategori haram karena tidak sesuai peruntukannya
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Sekretaris MUI Sulsel Prof Muammar Bakry menyesalkan kejadian itu
- Pasalnya, ia menganggap aksi minum pelumas mesin tersebut berbahaya bagi kesehatan
- Bahkan, Muammar menyebut meminum oli sudah masuk kategori haram karena tidak sesuai peruntukannya
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Belakang ini, viral di sosial media video yang menunjukkan aksi minum oli oleh sekelompok pria.
Aksi pria seruput oli itu, diduga kuat di Kota Makassar dan sekitarnya berdasarkan dialek yang diucapkan.
Mereka tampak santai meneguk cairan oli sambil berbincang akrab.
Ada menggunakan gelas ada juga yang memakai penutup botol oli untuk meminum.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Muammar Bakry menyesalkan kejadian itu.
Pasalnya, ia menganggap aksi minum pelumas mesin tersebut berbahaya bagi kesehatan.
Bahkan, Muammar menyebut meminum oli sudah masuk kategori haram karena tidak sesuai peruntukannya.
"Karena oli Itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman ya," kata Muammar Bakry kepada wartawan, Rabu (8/4)2026)
"Jadi dipastikan itu bisa merusak kesehatan dan karena merusak kesehatan maka hukumnya haram," sambungnya.
Lebih lanjut Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) ini menjelaskan, viralnya video meminum oli itu juga bisa berdampak buruk bagi masyarakat.
Terlebih ada embel-embel yang menyebut meminum oli menghasilkan khasiat tertentu bagi tubuh.
"Apalagi kalau misalnya dianggap bisa meningkatkan stamina dan kalau itu ditonton, lalu kemudian diikuti oleh orang nah ini berbahaya," terang Muammar.
"Jadi berbahaya bagi yang memberikan contoh, berbahaya juga yang memviralkan," tambahnya.
Olehnya itu, Muammar selaku Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Sulsel, menegaskan, aksi meminum oli tersebut tak pantas ditiru.
| Fraksi Mulia Dukung Pematangan Awal PSEL di TPA Tamangapa, Dinilai Hemat Anggaran dan Efisien |
|
|---|
| Hadiri Rakerwil IX LLDIKTI Wilayah IX di Bandung, Rektor UMI: Kolaborasi Kunci Kemajuan Bersama |
|
|---|
| Rachmat Latief Kadis Kesehatan Sulsel era Gubernur Syahrul Yasin Limpo Meninggal Dunia |
|
|---|
| Kemendagri Dorong Partisipasi Kelompok Rentan dalam Musrenbang Demi Pembangunan Inklusif |
|
|---|
| Unhas Segera Terapkan Sistem PJJ, Platform Digital Sudah Siap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260408-Prof-Muammar-Bakry-mui.jpg)