Cara Hemat LPG ala Jufri Rahman: Masak Pakai Wajan Stainless Steel dan Tutup Panci
Konflik terus memanas di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap ketahanan energi global
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Konflik terus memanas di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap ketahanan energi global, termasuk di Indonesia.
Tidak hanya berdampak pada Bahan Bakar Minyak (BBM), ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga menjadi perhatian pemerintah.
Di tengah potensi tekanan tersebut, masyarakat diminta mulai lebih bijak dalam menggunakan LPG untuk kebutuhan rumah tangga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan langkah penghematan dari kebiasaan sederhana di dapur.
Diantaranya dengan menjaga kebersihan peralatan memasak, khususnya kompor.
“Kompor harus rutin dibersihkan. Kalau ada kerak di burner, pembakaran tidak sempurna dan gas jadi boros,” kata Jufri Rahman saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Polisi Perketat Pengawasan SPBU di Gowa saat Motor Thunder Bisa Isi BBM hingga 20 Liter
Masyarakat perlu menyadari kondisi kompor sangat berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan gas.
Kerak atau kotoran yang menumpuk dapat menghambat aliran api sehingga konsumsi LPG menjadi lebih besar.
Selain itu, pengaturan besar kecilnya api saat memasak juga menjadi faktor penting.
Api yang terlalu besar tidak selalu mempercepat proses memasak, justru berpotensi memboroskan gas.
“Atur api sesuai kebutuhan. Kalau terlalu besar, gas banyak terbuang percuma,” jelasnya.
Jufri juga menyarankan penggunaan penutup panci saat memasak.
Cara ini dinilai efektif untuk mempercepat proses pematangan makanan karena panas tidak mudah keluar.
Dengan begitu, waktu memasak lebih singkat dan konsumsi LPG dapat ditekan.
Di sisi lain, faktor keamanan juga tidak boleh diabaikan.
| Heriwawan Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Jadi Andalan |
|
|---|
| Rp100 Miliar dari Pemprov Sulsel Bangun Jembatan Barombong |
|
|---|
| Saribanong Nenek 61 Tahun Pengepul Botol Plastik di 3 Kanal Timur Kota di Makassar |
|
|---|
| Tiga Kali Salat Id di Tanah Suci, Gubernur Sulsel Akhirnya Lebaran di Makassar |
|
|---|
| 700 Perawat Klinik dan Rumah Sakit di Tana Toraja Disebut PPNI Masih Kurang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260407_HEMAT-LPG_hemat-lpg-2026.jpg)