Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekda Jufri Rahman Usul ASN Pemprov Sulsel WFH Tiap Jumat Demi Irit BBM

Sekda Sulsel Jufri Rahman menyebut dibandingkan hari lainnya, jam kerja di hari Jumat memang lebih singkat.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
WFH ASN - Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman saat ditemui di Hotel Claro Makassar pada Kamis (26/3/2026). Jufri Rahman usulkan hari jumat WFH demi mengirit konsumsi BBM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Pusat sedang menyiapkan skema Work From Home (WFH) demi irit Bahan Bakar Minyak (BBM).

Gejolak di Timur Tengah membuat stok minyak mentah menghadapi ketidakpastian.

Suplai minyak dunia menurun, sementara beban konsumsi tetap terjaga.

Beberapa negara sudah menaikkan harga BBM bahkan menerapkan status darurat.

Pemerintah pusat juga sudah menyiapkan skema WFH agar konsumsi BBM bisa ditekan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman mengusulkan WFH diberlakukan pada hari Jumat setiap pekan. 

"Ya, jadi pemerintah pusat itu saya dengar hanya menetapkan jumlah harinya, satu hari seminggu. Untuk hari apa dipilih terserah masing-masing sesuai dengan kebutuhannya, sesuai dengan kondisi daerahnya. Mungkin kalau kita di Sulawesi Selatan, mungkin hari Jumat kita WFH supaya pegawai bisa fokus beribadah," kata Jufri Rahman saat ditemui di Hotel Claro Makassar pada Kamis (26/3/2026).

Baca juga: BKD Sulsel Tunggu Juknis WFH Demi Irit BBM

Jufri Rahman menyebut dibandingkan hari lainnya, jam kerja di hari Jumat memang lebih singkat.

Sebab di siang hari ada juga ibadah wajib Shalat Jumat.

Sehingga hari Jumat dinilai paling memungkinkan penerapan WFH.

Secara umum disebutnya kebijakan ini akan mempengaruhi konsumsi BBM.

Ada ribuan ASN yang tidak harus lagi ke kantor.

Dengan kerja dari rumah, maka konsumsi BBM harian bisa ditekan.

"Paling tidak ada pengaruhnya. Kalau mereka tidak ke kantor, pertama yang naik kendaraan umum juga berkurang, yang naik kendaraan pribadi juga berkurang penggunaan bahan bakarnya, emisi gas buangnya juga bisa ditekan," kata Jufri Rahman.

"Jadi, pasti pasti ada pengaruhnya terhadap, khususnya dalam menjadi solusi untuk nanti harga bahan bakar yang mungkin akan meningkat," sambungnya.

Baca juga: Fantastis! Kebijakan WFH ASN Maros Bisa Hemat BBM hingga Rp250 Juta Sehari

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved