Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemprov Sulsel

Siap-Siap! Disdik Sulsel Bakal Batasi Siswa Main Smartphone di Sekolah

Siswa SMA sederajat di Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal dibatasi menggunakan handphone (Hp) disekolah.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribunnews.com/Faqih Imtiyaaz
PEMBATASAN HP - Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel pada Selasa (25/11/2025) pagi. Iqbal sudah mengedarkan tatib pembatasan penggunaan hp 

Ringkasan Berita:
  • Smartphone hanya akan dipakai ketika berhubungan dengan pembelajaran 
  • Sekolah akan membuat tempat penitipan handphone 
  • Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Prof Arismunandar menilai hp sangat penting di era kecepatan informasi.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal dibatasi menggunakan Smartphone atau handphone (Hp) disekolah.

Pembatasan penggunaan hp sudah dituangkan dalam tata tertib.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin menyebut tata tertib ini sudah disebar ke SMA sederajat se-Sulsel.

"Jadi penggunaan hape itu dimungkinkan digunakan itu dalam rangka mendukung saja pembelajaran. Tapi di luar pembelajaran itu nanti kami kontrol," jelas Iqbal Nadjamuddin yang mengenakan pakaian korpri di Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo pada Senin (1/12/2025).

Iqbal meminta pihak sekolah menyiapkan tempat penitipan hp.

Bisa menggunakan loker khusus, sehingga hp disimpan saat jam pelajaran dimulai.

Baca juga: 2900 Siswa di Sinjai Terancam Terhambat Terima Makan Bergizi Gratis

"Ada waktu-waktu yang tidak boleh siswa menggunakannya di sekolah. mungkin hape itu bermanfaat untuk mungkin ada kegiatan pembelajaran yang harus menggunakan handphone-nya anak-anak. Itu mungkin dipersilakan," lanjutnya.

Sementara itu, siswa juga dibolehkan memegang hp saat situasi darurat.

Ketika siswa ingin menelpon orang tua maka bisa diizinkan menggunakan hp.

"Jam istirahat juga dimungkinkan nanti kita bagaimana caranya mengaturnya nanti untuk jam istirahat," ujarnya.

Fenomena siswa sibuk main hp saat guru menjelaskan pelajaran, ikut jadi pemantik hadirnya aturan ini.

Meski begitu, Iqbal mengaku siswa juga tidak bisa dijauhkan dari kemajuan internet.

Apabila pembelajaran perlu didukung internet dan hp, maka bisa saja diperbolehkan.

"Tinggal mungkin sosialisasi dan mungkin aplikatifnya nanti. Semua sekolah harus menyiapkan loker-loker di sekolahnya," tegas Kepala Disdik Sulsel.

Dewan Pendidikan Sulsel menilai pembatasan penggunaan hp ini dinilai kurang bijaksana.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved