Headline Tribun Timur
1 Tahun Prabowo-Gibran: Kasus Keracunan hingga Pembakaran Gedung DPRD
Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Sulsel jadi sorotan. MBG menjangkau jutaan siswa, meski sempat diwarnai kasus keracunan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memasuki satu tahun kepemimpinan nasional, Senin (20/10/2025) besok.
Selama setahun ini, tentu ada plus dan minus pemerintah Prabowo-Gibran. Ada kejadian spektakuler hingga kerusuhan berujung pembakaran gedung pemerintahan.
Khusus Sulawesi Selatan, Presiden Prabowo menetapkan lima program strategis nasional. (lihat grafis)
Ada satu program yang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setahun berlalu, program MBG langsung tancap gas pada awal tahun 2025. Ada 2.151.860 siswa TK hingga SMA sudah menikmati MBG di Sulawesi Selatan.
Meski begitu, kasus keracunan pun mewarnai MBG ini.
Dalam skala nasional, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat korban keracunan makanan 6.457 orang. Khusus di Sulsel, sudah terjadi dua kali.
Kasus pertama terjadi di Takalar, pada akhir Februari 2025. Sebanyak 12 siswa SD mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap makanan bergizi gratis yang dibagikan di sekolah.
Dari total 97 siswa penerima, hanya sebagian kecil melaporkan keluhan.
Kejadian serupa juga dilaporkan di Bulukumba pada Januari 2025. Beberapa siswa SD mengalami mual dan muntah setelah mengkonsumsi menu MBG.
Empat siswa sempat diperiksa tenaga medis, namun hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda keracunan makanan.
Dinas Kesehatan Bulukumba, menyebut keluhan siswa lebih banyak dipicu faktor sugesti, bukan dari kualitas makanan.
Selain itu, ada juga pembangunan sekolah rakyat di Sulsel.
Baca juga: Menteri asal Sulsel Berkinerja Terbaik di Pemerintahan Prabowo-Gibran
Pembakaran DPRD Makassar-Sulsel
Peristiwa paling menyita perhatian adalah kasus pembakaran gedung DPRD Kota Makassar dan Sulawesi Selatan, Jumat (29/9/2025).
Saat itu, ada empat orang meninggal dunia.
Pihak kepolisian (Polda Sulsel) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus kerusuhan dan pembakaran ini. Jumlah tersangka berkembang, dari 11, 29, 32, hingga mencapai 40 orang (gabungan kasus DPRD Kota dan Provinsi).
Tersangka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar, juru parkir, buruh bangunan, hingga petugas kebersihan, dan beberapa di antaranya masih di bawah umur.
Pembakaran di Gedung DPRD Makassar diduga diawali dengan pelemparan bom molotov dan massa juga membakar kendaraan yang terparkir di halaman.
Polisi juga mengusut dugaan adanya provokasi melalui live TikTok. Para tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat, bahkan ada yang terancam penjara seumur hidup.
Aktivitas legislatif kota sudah dipindahkan ke kantornya sementara di Perumnas Hertasning, Makassar
Aktivitas DPRD Sulsel dialihkan ke gedung Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Jl AP Pettarani Makassar.
Respon Munafri Arifuddin
Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat progresif.
Program prioritas yang digagas melalui visi besar Asta Cita satu persatu dijalankan.
Program tersebut dijalankan secara merata hingga ke pelosok daerah.
Beberapa program populer presiden seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, sekolah rakyat, koperasi merah putih hingga pembangunan infrastruktur hadir menjangkau masyarakat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memaparkan, 138.636 penerima manfaat MBG di Makassar.
Terdiri dari anak sekolah, ibu hamil dan lanjut usia (lansia).
Baginya, bukan hanya soal makan bergizi, tapi tentang investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak.
Program ini hadir untuk mendukung pemenuhan gizi anak.
"Kami Pemerintah Kota sangat bersyukur karena pemenuhan gizi ini akan menyuplai lebih dari ribuan anak mulai dari TK hingga SMA," ucap Munafri Arifuddin di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Kamis (16/10).
MBG tidak hanya menargetkan aspek kesehatan semata, tetapi juga mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat.
Belanja bahan pangan untuk dapur-dapur SPPG, menurutnya, akan melibatkan pedagang lokal dan pasar-pasar rakyat di Makassar.
Dari sektor pendidikan, Presiden Prabowo membangun Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat merupakan wujud dari Asta Cita ketiga, Meningkatkan Kualitas Manusia Indonesia.
Memastikan semua anak Indonesia mendapat akses pendidikan layak, terutama di daerah terpencil dan keluarga kurang mampu.
Naila salah satunya, anak di Makassar penerima manfaat program Sekolah Rakyat.
Di Makassar, ada tiga lokasi sekolah Rakyat. Yakni Jl Salodong Untuk Kecamatan Biringkanaya, Jl Sultan Alauddin, dan Jl Perintis Kemerdekaan.
Munafri berharap Sekolah Rakyat bisa hadir di wilayah kepulauan.
"Kami ingin memastikan tidak ada anak di Makassar, termasuk di pulau-pulau, yang tertinggal dalam pendidikan. Karena itu, kami sedang menyiapkan rencana pembangunan Sekolah rakyat di pulau-pulau," ujarnya.
Bagi Munafri, keberhasilan Presiden dan Wakil Presiden di satu tahun perjalanannya patut diapresiasi.
Apalagi kebijakan yang diambil berdampak baik kepada masyarakat.
"Banyak sekali hal yang sudah dilaksanakan, termasuk infrastruktur di daerah. Ini langkah awal yang harus kita apresiasi karena setiap kegiatan di daerah akan berdampak baik kepada masyarakat," kata Munafri.
Apresiasi Syaharuddin Alrif
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintahan Prabowo–Gibran.
Menurutnya, selama satu tahun terakhir, berbagai program Presiden Prabowo telah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama para petani.
“Alhamdulillah, program-programnya Bapak Presiden Prabowo sangat disambut baik masyarakat," ujar Syaharuddin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (16/10/2025) sore.
Ia mengatakan, beberapa program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, dan swasembada pangan.
Menurutnya, program-program tersebut mendorong masyarakat di seluruh Indonesia untuk bertumbuh melalui ekonomi kerakyatan.
Oleh karena itu, program-program Presiden Prabowo dinilai sangat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Terlebih, tingkat kepuasan petani sekarang ini berdasarkan data survei di atas angka 89 persen.
“Ekonomi kerakyatan dan ini sudah sangat dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Mantan Sekjen PP Muhammadiyah itu juga menyebut sejumlah program pemerintahan yang dinilai sukses dirasakan masyarakat secara langsung.
“Masyarakat Sidrap sudah merasakan swasembada pangan, pupuk lancar, harga gabah bagus, harga jagung bagus, program MBG, sekolah rakyat, irigasi, IGD. Jadi banyak program-program yang dirasakan masyarakat Sidrap,” katanya.
Lebih jauh, Syahar sapanya, menegaskan program swasembada pangan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Sidrap.
Program tersebut, kata dia, turut berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di daerah julukan Nene' Mallomo.
“Terutama Sidrap menurun angka kemiskinan karena program swasembada pangan sangat bagus,” tegasnya.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap turun dari 5,9 persen menjadi 4,8 persen.
Capaian ini menempatkan Sidrap sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.
Syahar berharap program-program berbasis ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo dapat terus berlanjut.
Eks Wakil Ketua DPRD itu ingin agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251019-hl.jpg)