Headline Tribun Timur
1 Tahun Prabowo-Gibran: Kasus Keracunan hingga Pembakaran Gedung DPRD
Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Sulsel jadi sorotan. MBG menjangkau jutaan siswa, meski sempat diwarnai kasus keracunan.
Saat itu, ada empat orang meninggal dunia.
Pihak kepolisian (Polda Sulsel) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus kerusuhan dan pembakaran ini. Jumlah tersangka berkembang, dari 11, 29, 32, hingga mencapai 40 orang (gabungan kasus DPRD Kota dan Provinsi).
Tersangka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar, juru parkir, buruh bangunan, hingga petugas kebersihan, dan beberapa di antaranya masih di bawah umur.
Pembakaran di Gedung DPRD Makassar diduga diawali dengan pelemparan bom molotov dan massa juga membakar kendaraan yang terparkir di halaman.
Polisi juga mengusut dugaan adanya provokasi melalui live TikTok. Para tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat, bahkan ada yang terancam penjara seumur hidup.
Aktivitas legislatif kota sudah dipindahkan ke kantornya sementara di Perumnas Hertasning, Makassar
Aktivitas DPRD Sulsel dialihkan ke gedung Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Jl AP Pettarani Makassar.
Respon Munafri Arifuddin
Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat progresif.
Program prioritas yang digagas melalui visi besar Asta Cita satu persatu dijalankan.
Program tersebut dijalankan secara merata hingga ke pelosok daerah.
Beberapa program populer presiden seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, sekolah rakyat, koperasi merah putih hingga pembangunan infrastruktur hadir menjangkau masyarakat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memaparkan, 138.636 penerima manfaat MBG di Makassar.
Terdiri dari anak sekolah, ibu hamil dan lanjut usia (lansia).
Baginya, bukan hanya soal makan bergizi, tapi tentang investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251019-hl.jpg)