Prof Nurhayati Rahman: Soppeng Kehilangan Identitas Kebudayaan
Padahal, Soppeng memiliki sejarah besar dan peran penting dalam peradaban Bugis-Makassar di Sulsel.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
“Ada banyak yang perlu dibenahi karena Soppeng sudah kehilangan identitas. Itu yang menyebabkan masyarakat menjadi rentan konflik,” ujarnya.
Padahal, lanjut Prof Nurhayati, dalam tradisi Bugis setiap komunitas memiliki mekanisme kultural untuk menyelesaikan konflik.
Ia mencontohkan tradisi Assamaturuseng di Wajo, yakni tradisi duduk bersama untuk mencari solusi, atau tudang sipulung sebagai ruang musyawarah kolektif.
Assamaturuseng adalah konsep adat Bugis yang bermakna kesepakatan, mufakat, atau persetujuan bersama.
“Di setiap suku dan bangsa pasti ada cara tersendiri untuk mengatasi konflik. Tapi kalau identitas dan nilai-nilai budaya itu hilang, maka mekanisme penyelesaiannya juga ikut melemah,” katanya.
Prof Nurhayati mengaku prihatin dengan kondisi daerah tersebut saat ini.
Terlebih, ia merupakan budayawan berdarah Soppeng.
“Saya ini asal Soppeng, ibu saya orang Soppeng. Jujur saya miris melihat Soppeng sekarang. Tidak ada lagi kebanggaan ketika melihat dan menyebut Soppeng,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle bersama masyarakat mampu kembali menengok sejarah dan kebudayaan Soppeng sebagai fondasi membangun masa depan daerah.
Menurutnya, menghidupkan kembali identitas budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan kebutuhan penting untuk menjaga harmoni sosial dan arah pembangunan Soppeng.(*)
| Pengalaman Berendam di Kolam Air Panas di Tengah Hutan yang Asri |
|
|---|
| Warung Cabe Andalan Jadi Andalan Mahasiswa dan Pelajar di Soppeng |
|
|---|
| Gaji ke-13 untuk 4.892 ASN Soppeng Cair Besok, Termasuk PPPK |
|
|---|
| Pulang dari Tanah Suci, Kakek Kulasse Bawa 9 Boneka Unta untuk Cucunya di Soppeng |
|
|---|
| Selle KS Dalle Sambut 391 Jamaah Haji Kloter I Asal Soppeng, Satu Masih Dirawat di Jeddah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260210-Prof-Nurhayati-Rahman.jpg)