Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

Pulang dari Tanah Suci, Kakek Kulasse Bawa 9 Boneka Unta untuk Cucunya di Soppeng

Kulasse mengatakan, proses ibadah haji yang dijalankan cukup lancar dan memuaskan.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/MUSLIMIN EMBA
HAJI - Kakek Kulasse (62) satu dari 391 jamaah haji Kloter I tiba di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/6/2026). Ia tiba dengan membawa sembilan boneka unta untuk sembilan cucunya di Soppeng.  

Ringkasan Berita:
  • Kakek Kulasse (62), jamaah haji asal Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, mencuri perhatian saat tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar dengan membawa sembilan boneka unta dari Tanah Suci. 
  • Boneka tersebut disiapkan sebagai oleh-oleh untuk sembilan cucunya. 
  • Ia mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan kondisi kesehatannya tetap baik selama di Arab Saudi.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kakek Kulasse (62) jamaah haji mencuri perhatian saat tiba di Asrama Haji, Sudiang, Makassar, Senin (1/6/2026) pukul 23.35 Wita.

Kulasse berasal dari Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.

Rombongan jamaah haji Soppeng disambut Asisten I Pemprov Sulsel Ishak Iskandar, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail dan Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle.

Kakek Kulasse terlihat membawa sembilan boneka unta dari Tanah Suci.

Boneka itu digantung di leher dan di tas samping yang dikenakan.

"Untuk cucu, ada sembilan cucu, jadi sembilan ini semua," kata kakek Kulasse.

Baca juga: Selle KS Dalle Sambut 391 Jamaah Haji Kloter I Asal Soppeng, Satu Masih Dirawat di Jeddah

Kulasse mengatakan, proses ibadah haji yang dijalankan cukup lancar dan memuaskan.

Selama di Arab Saudi, kondisinya cukup sehat menjalani serangkaian ibadah haji hingga tuntas.

"Cukup memuaskan, lancar-lancar semua. Sehat-sehat," ucapnya.

Pada momen penerimaan Kloter I, jamaah diimbau untuk tidak membuang kartu atau kartu kesehatan.

Pasalnya kartu itu menjadi kartu kontrol kesehatan bagi para jamaah.

Mereka akan dipantau kesehatannya selama 21 hari kedepan setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Jadi kartu kontrol atau kartu kuningnya jangan sampai tercecer," imbuh petugas PPIH menggunakan pengeras suara.

"Kesehatan bapak ibu dipantau selama 21 hari kedepan. Apabila bapak ibu mengalami demam, sesak napas, batuk filek, mata merah segera melaporkan pusat kesehatan terdekat atau puskes terdekat," tuturnya.

Data resmi dari PPIH Debarkasi Hasanuddin Makassar, total jamaah haji Kloter I yang tiba berjumlah 391 orang terdiri dari 104 pria dan 287 wanita.

Satu diantaranya bernama Beddu Hape, asal Kabupaten Soppeng belum tiba karena sakit.

Kakek 83 tahun itu dirawat di RS Al Jedaani-Ghulail Jeddah, karena mengalami sakit sesak nafas

Jamaah haji termudah perempuan bernama Husnul Khulqy Akhwan, umur 19 tahun.

Sementara jamaah tertua kakek bernama Halika Palecceng, umur 85 tahun.(*)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved