Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jembatan Satya Haprabu Akhiri Rasa Was-was Warga 3 Desa di Soppeng, Diresmikan Jenderal Bintang 2

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di ujung jembatan.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/Muslimin Emba
JEMBATAN - Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat meresmikan jembatan Satya Haprabu Dusun Lakellu, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Kamis (18/12/2025). Satya Haprabu adalah janji setia Brimob yang bermakna "Setia Kepada Negara dan Pimpinan" 

Ringkasan Berita:
  • Warga Dusun Lakellu, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, bersukacita menyambut peresmian Jembatan Gantung Satya Haprabu sepanjang 90 meter, Kamis (18/12/2025). 
  • Jembatan yang diresmikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro ini disambut sorak dan tepuk tangan warga, bahkan langsung diuji coba dengan motor pengangkut gabah. 
  • Kehadiran jembatan sangat membantu akses warga, terutama pelajar yang sebelumnya harus menyeberangi sungai menggunakan rakit.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga bersukacita cita menyaksikan peresmian jembatan gantung Satya Haprabu Dusun Lakellu, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Kamis (18/12/2025).

Jarak Desa Watu ke Kecamatan Lalabata ibu kota Watansoppeng sekitar 23,2 Km.

Satya Haprabu adalah janji setia Brimob yang bermakna "Setia Kepada Negara dan Pimpinan"

Jembatan sepanjang 90 meter diresmikan Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro.

Hadir Bupati Soppeng Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle serta Kepala Desa Watu, Rusdi (65).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di ujung jembatan.

Baca juga: Soppeng Catat Integritas Tertinggi, Kalahkan Pemprov Sulsel

Warga bersorak sambil bertepuk tangan menyambut peresmian jembatan yang telah lama diidam-idamkan itu.

Bahkan, tiga warga langsung melakukan uji coba dengan mengendarai motor pengangkut gabah.

Beberapa warga lainnya berjalan melintasi jembatan dengan ekspresi riang gembira.

Utamanya murid SD dan siswa-siswi SMP yang selama ini ke sekolah melintasi sungai dengan rakit dan pelampung ban dalam mobil.

Dibangun tim Vertical Rescue bersama personel Brimob Polda Sulsel dan personel TNI, jembatan gantung itu rampung dalam kurung waktu 12 hari kerja.

Irjen Pol Djuhandhani mengatakan, pembangunan jembatan itu merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Di mana kompi-kompi Brimob diminta hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok.

"Kami menargetkan pembangunan selesai dalam dua minggu, dan alhamdulillah hari ini jembatan ini dapat kita resmikan," ujar Djuhandhani.

Mantan Dirtipidum Mabes Polri ini menegaskan, pembangunan infrastruktur juga merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved