Misteri Pembunuhan Nurul Izza Sang Kasir Warung Bakso di Soppeng, Betulkah Murni Perampokan?
Nurul Izza ditemukan tewas di perkebunan jati Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.
Ringkasan Berita:
- Nurul Izza ditemukan tewas di perkebunan jati Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.
- Nurul Izza sebelumnya dinyatakan hilang kemudian ditemukan sudah tak bernyawa.
- Saat ini polisi menyebut motif pembunuhan sementara adalah perampokan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Pukul 23.00 Wita, waktu yang nyaris tiap harinya berulang sebagai penanda pulang kerja bagi Nurul Izza.
Dari tempat kerjanya di salah satu warung bakso di Labessi, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Nurul Izza setiap harinya mengedarai sepeda motor kembali ke rumah seorang diri.
Namun di tanggal 6 maret 2026 malam, setelah bekerja Nurul Izza yang hendak pulang ke rumahnya di Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, tak kunjung tiba.
Malam itu jadi penanda, Nurul Izza tak akan pernah lagi kembali dengan senyumannya sambil memarkir sepeda motor kesayangannya.
Sebab tiga pekan setelahnya atau tepat di tanggal 1 April 2026, Nurul Izza dengan tubuh kaku tak bernyawa kembali ke kediamannya di Desa Watu diantar mobil ambulans.
Kematian Nurul Izza gegerkan warga Soppeng, sebab dipastikan ia merupakan korban pembunuhan.
Baca juga: Identitas Mayat dalam Kresek Hitam di Soppeng Terungkap, Nurul Izza Korban Perampokan dan Pembunuhan
Belakangan, informasi yang beredar ia dibunuh setelah diculik dan dirampok.
Tapi motif perampokan ini masih memunculkan tanda tanya besar.
Pelaku Minta Tebusan di TikTok
Rosmini (53) tante almarhum mengatakan, Nurul korban penculikan, perampokan dan pembunuhan.
Ia mengetahui itu setelah terduga pelaku yang diamankan di Mapolres Soppeng, mengakui perbuatannya.
"Diduga korban penculikan, perampasan, pemerasan dan pembunuh," ucap Rosmini ditemui di depan ruang Forensik RS Bhayangkara Makassar, Rabu (1/4/2026).
Rosmini menjelaskan, saat Nurul hilang pelaku sempat meminta sejumlah uang ke adik korban lewat akun tiktok.
"Sempat minta tebusan di akun sosmed TikTok sebesar Rp25 juta," kata Rosmini.
"Katanya kalau mau selamat transfer sampai jam 03.00, kalau tidak tunggu mayat kaka anda," jelasnya.
| Dianggarkan Rp129 Miliar Tapi TPP ASN Pemkab Soppeng Sudah 3 Bulan Tak Dibayarkan |
|
|---|
| TPP Ribuan ASN Di Soppeng Belum Dibayarkan Selama 3 Bulan, Pemkab Tak Sebut Nilai |
|
|---|
| Wajo Mundur Sebagai Tuan Rumah Porprov Sulsel 2026? Kesiapan Venue dan Anggaran Terbatas Disorot |
|
|---|
| Sektor Logistik di Sulsel Waspadai Dampak Pembatasan BBM |
|
|---|
| Terancam Hukuman Seumur Hidup, Ini Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Bulukumba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260402-Identitas-Mayat-dalam-Kresek-Hitam-di-Soppeng-Terungkap.jpg)