Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Empang Samataring Sinjai

Dari keterangan pihak keluarga kata AKP Mukhsin korban hampir setiap hari pergi ke empang untuk mencari umpan dan memancing.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
Istimewa/Polsek Sinjai Timur
PENEMUAN MAYAT - Kapolsek Sinjai Timur, AKP Mukhsin saat melayat di rumah perempuan yang ditemukan meninggal di empang Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Kamis (26/2/2026). Mayat perempuan berusia 29 tahun ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di empang Samataring. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Seorang warga ditemukan meninggal dunia di Lingkungan Mangarabombang, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kelurahan Samataring berjarak 3,2 kilometer dari Ibu Kota Sinjai dengan waktu tempuh tujuh menit.

Korban bernama Aminah (29), warga setempat ditemukan meninggal dunia di area empang.

Kapolsek Sinjai Timur, AKP Mukhsin membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar kejadiannya pukul 17.40 Wita,” kata Mukhsin saat dikonfirmasi Tribun-Timur. 

AKP Mukhsin menjelaskan korban berangkat seorang diri menuju area empang untuk mencari umpan pancing sekira pukul 15:00 Wita.

Hingga pukul 17.20 Wita, korban belum kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga bersama warga sekitar berinisiatif melakukan pencarian.

Sekitar pukul 17.40 Wita, salah seorang keluarga korban, Aisya, menemukan korban dalam posisi tengkurap dan mengapung di empang.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Danau Tempe Wajo, Saksi: Dari Bau Busuk

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Warga kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah duka,” katanya.

Dari keterangan pihak keluarga kata AKP Mukhsin korban hampir setiap hari pergi ke empang untuk mencari umpan dan memancing.

“Korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh dan beberapa kali menyebabkan korban terjatuh saat beraktivitas,” ujarnya.

Personel Polsek Sinjai Timur bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sinjai mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan luar (visum) ditemukan buih atau busa pada hidung dan mulut yang merupakan gejala epilepsi.

Selanjutnya, terdapat lebam pada bahu kanan, tangan, dan punggung belakang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved