Makkunrai 2026
Ratnawati Arif: Perempuan Bisa Jalankan Semua Peran dengan Keseimbangan
Bupati Sinjai Ratnawati Arif menyebut perempuan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan peran domestiknya.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan Ratnawati Arif berbagi cerita terkait perjalanannya memimpin Sinjai.
Sejak dilantik sebagai bupati pada Februari 2025 lalu, Ratnawati dituntut untuk intens hadir di ruang publik.
Peran yang diembannya tidak hanya sebatas sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai ibu dan istri dalam keluarga.
Ia mengakui, menjalankan peran ganda tersebut bukan hal mudah, namun bisa dijalani dengan komitmen dan manajemen waktu yang baik.
Ratnawati membeberkan, menjaga keseimbangan menjadi kunci utama dalam menjalani berbagai tanggung jawab tersebut.
Ia menjelaskan, perempuan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan peran domestiknya.
“Peran ibu dan perempuan tidak boleh dipisahkan satu sama lain. Kapan menjadi ibunya anak-anak, kapan menjadi istri di rumah, dan kapan menjadi Ibu Bupatinya pemerintah Kabupaten Sinjai, harus ada keseimbangan,” ucap Ratnawati Arif dalam Talkshow Kartini di Phinisi Point (Pipo) Mal Jl Metro Tanjung Bunga, Kamis (23/4/2026).
Talkshow tersebut rangkaian event Makkunrai yang digelar Tribun Timur dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Baca juga: Dari Sinjai ke Makkunrai Expo, Ratnawati Arif Gaungkan Peran Perempuan
Pada Talkshow ini, Ratnawati sepanggung dengan Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi.
Kedua perempuan ini merepresentasikan sosok perempuan pemimpin yang mampu berkiprah di ruang publik sekaligus memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan pendidikan.
Tak hanya soal keseimbangan, Ratnawati juga menekankan pentingnya kesetaraan dalam kehidupan perempuan masa kini.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program kesehatan yang tengah dijalankan di Kabupaten Sinjai.
Fokus utama pemerintah daerah, kata dia, adalah memastikan layanan kesehatan menjangkau hingga pelosok desa.
“Program kesehatan yang dijalankan di Kabupaten Sinjai hari ini adalah bagaimana menghadirkan Posyandu sampai ke pelosok-pelosok desa,” jelasnya.
| Siapkan Insentif Rp43 M, Prof Farida Tantang Dosen Muda UNM Produktif Publikasi Jurnal Scopus |
|
|---|
| Prof Farida Ulas Kunci Lahirkan Generasi Berkualitas, Perempuan Harus Berpendidikan |
|
|---|
| Dari Sinjai ke Makkunrai Expo, Ratnawati Arif Gaungkan Peran Perempuan |
|
|---|
| Di Event Makkunrai, Wawali Makassar Paparkan Program Strategis Lindungi Anak dari Ancaman Digital |
|
|---|
| Permen Komdigi Berlaku, Aliyah Mustika Ilham: Ibu Harus Siap Dampingi Anak Hadapi Pembatasan Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260423-Ratnawati-Arif-Bupati-Sinjai.jpg)