Dicoret dari PBI JK, 8.537 Warga Sinjai Kehilangan Jaminan Kesehatan
Sebanyak 8.537 peserta BPJS Kesehatan PBI JK di Sinjai dinonaktifkan. Pemerintah sebut penyesuaian data, warga minta verifikasi transparan…
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
BPJS KESEHATAN - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sinjai, Aswin Agustiansyah, saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Sinjai, Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara. Sebanyak 8.537 peserta BPJS Kesehatan kategori PBI JK di Sinjai dinonaktifkan.
Menurutnya, ketepatan sasaran sangat penting agar bantuan iuran kesehatan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Ia menekankan agar pendataan penerima bantuan di bidang kesehatan dilakukan secara cermat dan profesional.
“Bantuan pemerintah harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar layak menerima sesuai kriteria yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar proses penentuan penerima tidak didasarkan pada kedekatan atau hubungan tertentu, melainkan murni berdasarkan kondisi ekonomi dan hasil verifikasi di lapangan.
“Proses verifikasi tidak boleh berdasarkan kedekatan emosional atau hubungan tertentu. Harus murni berdasarkan fakta di lapangan,” katanya. (*)
Baca Juga
| Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulsel Tegaskan Layanan Optimal untuk Jemaah Haji Embarkasi Makassar |
|
|---|
| DPRD Sulsel Gagas Perda Perlindungan Anak di Momen Hari Kartini |
|
|---|
| Ketua DPRD Sulsel: Perempuan Kuasai Nilai Bisnis Rp2.279 Triliun |
|
|---|
| Kewalahan Tumpas Geng Motor di Makassar, Polda Sulsel: Kita Sudah Patroli, Mereka Berpindah-pindah |
|
|---|
| Cicu Tegaskan IRT dan Ibu Pekerja Sama Besar Tantangan dan Perannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-12-FEB-BPJS.jpg)