Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Prof Muhammad Agus Rektor IAI DDI Mangkoso, Khatib Idul Adha di Lapangan Usman Isa Sidrap

Lahir di Barru, 12 Agustus 1985, Muhammad Agus tumbuh dalam lingkungan religius berbasis tradisi pesantren.

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
IDULADHA 2026-Prof (H.C.) Dr. Muhammad Agus, S. Th. I., M. Th. I, Rektor Institut Agama Islam (IAI) DDI Mangkoso, Selasa (26/5/2026). Ia akan bertindak sebagai Khatib Iduladha 1447H di Lapangan Usman Isa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.      

Ringkasan Berita:
  • Prof. (H.C.) Dr. Muhammad Agus merupakan Rektor IAI DDI Mangkoso yang dikenal sebagai akademisi, dai, dan tokoh pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. 
  • Ia dijadwalkan menjadi khatib Salat Idul Adha di Lapangan Usman Isa, Sidrap, Selasa (26/5/2026).
  • Lahir di Barru pada 12 Agustus 1985, Prof. Muhammad Agus menempuh pendidikan di MA Putra DDI Mangkoso hingga meraih gelar doktor bidang Tafsir di UIN Alauddin Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Prof. (H.C.) Dr. Muhammad Agus dikenal sebagai akademisi, dai, dan tokoh pendidikan Islam.

Ia aktif membangun tradisi dakwah serta pendidikan pesantren di Sulawesi Selatan.

Rektor IAI DDI Mangkoso itu dijadwalkan menjadi khatib Salat Idul Adha di Lapangan Usman Isa, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Selasa (26/5/2026).

Lahir di Barru, 12 Agustus 1985, Muhammad Agus tumbuh dalam lingkungan religius berbasis tradisi pesantren.

Ia merupakan putra pasangan H. Haeruddin dan Hj. Galiah.

Agus menikah dengan Faridah Hidayati dan telah dikarunia anak laki-laki bernama Muhammad Ahsan Agus.

Baca juga: Bupati Sidrap Instruksikan Salat Iduladha Terpusat di Tiga Lapangan

Agus anak dari pasangan H. Haeruddin dan Hj. Galiah.

Istrinya anak dari Prof. Dr. AG. H.M. Faried Wadjedy dan Hj. St. Rusydianah R.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Inpres Garessi Barru, kemudian melanjutkan studi di SLTP Negeri 1 Barru dan MA Putra DDI Mangkoso hingga lulus pada 2005.

Ketertarikannya pada bidang tafsir Al-Qur’an membawanya melanjutkan pendidikan di UIN Alauddin Makassar.

Ia menyelesaikan S1 Jurusan Tafsir Hadis pada 2009, meraih gelar magister konsentrasi Tafsir pada 2011, lalu menuntaskan program doktoral bidang Tafsir pada 2020.

Dedikasinya di bidang pendidikan Islam mendapat pengakuan internasional setelah menerima gelar Profesor Honoris Causa dari Universitas Islam Syekh Daud al-Fathani pada Juli 2024.

Selain aktif di dunia akademik, Muhammad Agus juga memperdalam kemampuan bahasa Arab dan pengajaran Al-Qur’an melalui sejumlah pelatihan di Mesir, mulai dari pelatihan bahasa Arab di Giza hingga daurah dakwah dan fatwa di Akademiah al-Azhar al-Syarif, Kairo.

Dalam perjalanan organisasinya, ia aktif di berbagai lembaga keagamaan dan sosial, di antaranya Pengurus Pusat Ikatan Alumni Pondok Pesantren DDI Mangkoso (IADI), anggota Komisi Fatwa MUI Barru, Dewan Pendidikan Barru, hingga Komisi Dakwah MUI Sulsel periode 2022–2027.

Karier pengabdiannya dimulai sebagai Penyuluh Agama Islam di wilayah terpencil Barru pada 2012–2014. Sejak 2015, ia dipercaya memimpin Madrasah I’dadiyah Pondok Pesantren DDI Mangkoso.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved