Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sapi Brahman Cross dari Sidrap Jadi Kandidat Bantuan Kurban Presiden 2026

Seekor sapi jenis Brahman Cross milik Amirullah diusulkan sebagai calon sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI, Prabowo Subianto

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
SAPI KURBAN-Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah dan Kepala Bidang Pembibitan dan Kesehatan Hewan, Andi Bustami mendatangi tempat calon sapi bantuan Presiden RI di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Jumat (15/5/2026). Mereka meninjau calon sapi bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia untuk Idul Adha 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Menjelang Idul Adha 2026, sinergi teknologi inseminasi buatan (IB) dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidrap membuahkan hasil membanggakan.

Seekor sapi jenis Brahman Cross milik Amirullah diusulkan sebagai calon sapi bantuan kemasyarakatan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sapi bernama “Mahmuddin” itu merupakan hasil persilangan ras Brahman dan Limousin.

Dengan postur tubuh besar dan bobot yang memenuhi standar, sapi tersebut dinilai layak menjadi hewan kurban bantuan kepresidenan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah, didampingi Kepala Bidang Pembibitan dan Kesehatan Hewan, Andi Bustami, mengatakan sapi tersebut telah menjalani proses pemeliharaan dan penggemukan secara intensif.

“Sapi ini telah melalui proses penggemukan intensif yang meningkatkan nilai ekonominya secara drastis,” ujar Ahmad Dollah saat ditemui di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Jumat (15/5/2026).

Menurut Ahmad, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara petugas inseminator dan peternak dalam merawat ternak secara berkelanjutan.

“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa teknologi inseminasi buatan mampu meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan keluarga peternak,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi kesehatan sapi “Mahmuddin” terus dipantau untuk memastikan seluruh persyaratan sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI terpenuhi.

“Sapi tersebut kini terus dipantau kesehatannya guna memastikan seluruh kriteria sebagai hewan kurban bantuan Presiden terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sapi itu awalnya dibeli Amirullah saat berusia 10 bulan dengan harga Rp16 juta.

Setelah dipelihara selama kurang lebih dua tahun hingga kini berusia 3 tahun 11 bulan, nilai jualnya melonjak menjadi Rp95 juta.

Lonjakan harga tersebut menunjukkan bahwa usaha penggemukan sapi hasil inseminasi buatan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan dan layak dikembangkan oleh peternak di berbagai daerah.

Saat ini, sapi “Mahmuddin” telah diusulkan ke Sekretariat Presiden untuk diverifikasi sebagai calon sapi Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI untuk Idul Adha 2026.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved