Bupati Sidrap Tinjau Banjir Amparita, Instruksikan Perluasan Drainase
Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin Alrif menginstruksikan agar saluran drainase di wilayah terdampak segera diperluas.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, meninjau langsung lokasi banjir di Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Jumat (15/5/2026).
Banjir terjadi pada Kamis malam (14/5/2026) dan mulai berangsur surut pada Jumat pagi (15/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin Alrif menginstruksikan agar saluran drainase di wilayah terdampak segera diperluas.
Guna mencegah air kembali meluap ke permukiman warga saat hujan deras.
Menurutnya, banjir yang terjadi dipicu oleh saluran drainase yang menyempit akibat terhalang pembangunan trafo listrik di samping Masjid Ar-Raudah Kelurahan Arateng.
ini menjadikan aliran air tidak dapat mengalir dengan normal.
“Drainase di lokasi tersebut terhambat oleh keberadaan trafo listrik sehingga aliran air meluap hingga ke permukiman warga. Kondisi saluran air yang menyempit membuat arus air tidak dapat mengalir sesuai jalurnya,” kata Syaharuddin saat meninjau drainase.
Trafo listrik tersebut menjadi perhatian khusus pemerintah daerah karena dinilai menghambat jalur aliran air.
Kondisi itu menyebabkan genangan cepat meluas ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Selain meninjau lokasi banjir.
Bupati Sidrap juga memerintahkan pengerukan dan pelebaran drainase di samping Jembatan Amparita, tepatnya di dekat SDN 5 Amparita, menggunakan alat berat.
Langkah tersebut dilakukan agar aliran air kembali lancar dan mengalir sesuai jalurnya, sehingga risiko banjir dapat diminimalkan.
Salah seorang warga Amparita, Yahya, mengapresiasi respons cepat Bupati Sidrap yang langsung turun ke lokasi usai melakukan perjalanan dinas dari Jakarta.
“Semalam setelah dari Jakarta, Bupati Sidrap langsung datang ke Amparita melihat banjir yang sudah masuk ke rumah warga. Ini menggembirakan warga sekaligus memberikan solusi agar drainasenya diperluas,” katanya.
Dalam peninjauan itu turut hadir perwakilan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah pejabat daerah lainnya untuk membahas langkah penanganan banjir di wilayah tersebut. (*)
Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin
| Banjir Sidrap Sampai Masuk ke Teras Rumah Warga, Tinggi Air 30 Cm |
|
|---|
| 99 CJ Haji Khusus PT An-Nur Ma’arif Sidrap Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Psychological Preparedness Menghadapi Banjir Bandang |
|
|---|
| Industri Paving Blok Sidrap Tumbuh, Pengrajin Tetap Produksi di Tengah Kenaikan Biaya Material |
|
|---|
| Harga Material Naik, Begini Usaha Paving Blok Rumahan Tetap Bertahan di Sidrap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BANJIR-AMPARITA-Bupati-Sidrap-Syaharuddin-Alrif.jpg)