Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Sidrap

Rumah Terendam Banjir, Warga BTN Arawa Indah Sidrap Terpaksa Tidur di Gazebo

Warga BTN Arawa Indah, Nurung, mengaku tidur di gazebo gegara rumahnya terendam banjir.

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
BANJIR - Warga BTN Arawa Indah, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, usai membersihkan rumahnya. Sebagian warga menginap di gazebo setelah rumahnya kebanjiran. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang sejak Rabu malam hingga dini hari mulai surut pada Kamis (14/5/2026) pagi. 
  • Di Kompleks BTN Arawa Indah, ketinggian air sempat mencapai sekitar 30 sentimeter dan merendam sejumlah rumah warga hingga waktu subuh sebelum akhirnya surut sekitar pukul 07.00 Wita.
  • Sejumlah warga terdampak terpaksa beradaptasi saat banjir terjadi. Nurung misalnya, memilih tidur di gazebo rumah karena air masuk ke rumah.

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Sidrap mulai surut, Kamis (14/5/2026) pagi.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Sidrap sejak Rabu malam hingga dini hari. 

Akibatnya, sejumlah rumah warga di Kompleks BTN Arawa Indah terendam banjir.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 sentimeter.

Air mulai surut sekitar pukul 07.00 Wita.

Warga BTN Arawa Indah, Nurung, mengaku tidur di gazebo rumahnya.

“Saya tidur di gazebo karena air masuk dalam rumah," ujarnya.

Baca juga: Breaking News: BTN Arawa Indah Sidrap Terendam Banjir

Sebagian barang dikeluarkan di teras agar tidak terendam banjir.

Syamsani, mengatakan air sempat masuk hingga ke teras rumahnya.

“Air sudah masuk sampai teras. Untung hujannya berhenti, jadi tidak sempat masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Meski air telah surut, warga kini disibukkan dengan membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur, pasir, dan kotoran yang terbawa banjir.

Sejumlah perabotan rumah tangga juga terlihat dipindahkan untuk memudahkan proses pembersihan.

Warga berharap cuaca kembali membaik agar tidak terjadi banjir susulan yang dapat memperparah kondisi permukiman.

“Semoga tidak ada banjir susulan. Kasihan warga yang rumahnya sudah terendam banjir,” tambah Syamsani (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved