Iduladha 1447 H
Harga Tomat hingga Sawi Melambung Jelang Iduladha, Pedagang Berharap Pemerintah Turun Tangan
Beberapa pedagang memilih tidak lagi menyetok tomat karena harga dinilai terlalu tinggi dan pasokan mulai berkurang.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Menjelang Hari Raya Iduladha 447 Hijria, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Sentral Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, Jumat (8/5/2026), kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis sayur-sayuran serta bumbu dapur.
Salah satunya sawi.
Sebelumnya harga sawi Rp10 ribu per ikat.
Kini harganya naik menjadi Rp15 ribu per ikat.
Bawang merah juga naik.
Harga cabai besar juga mengalami kenaikan dari Rp25 ribu menjadi Rp32 ribu per kilo.
Bawang merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp38 ribu per kilo.
Sedangkan bawang putih dari Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu per kilo.
Komoditas lain yang ikut naik yakni jahe dari Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilo.
Serta kentang dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilo.
Sementara itu, harga cabai kecil melonjak drastis hingga Rp55 ribu per kilo. Akibat stok yang mulai menipis.
Harga tomat juga melambung.
Bahkan, beberapa pedagang memilih tidak lagi menyetok tomat karena harga dinilai terlalu tinggi dan pasokan mulai berkurang.
“Saya sudah tidak stok tomat karena harganya gila-gilaan,” ujar Nurlia, pedagang sayur di Pasar Sentral Pangkajene.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260508-Harga-Tomat-hingga-Sawi-Melambung-Jelang-Iduladha.jpg)